Kasihan Warga Cikande Bakal Direlokasi. Negara Baru Mau Rapat Nasional Radiasi Nuklir

Rabu, 08 Okt 2025, 06:03 WIB

JAKARTA- Meski kasus radiasi nuklir sudah lebih dari sepekan, pemerintah baru akan menggelar rapat koordinasi nasional untuk membahas langkah penanganan radiasi Cesium-137 di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, rapat tersebut akan dipimpin oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) selaku koordinator Satgas.

“Kami sudah mohon kepada Bapak Menko agar dilakukan rapat koordinasi terbatas Selasa Siang untuk menentukan langkah-langkah lanjutan,” ujarnya. Hanif menjelaskan, rakortas ini diperlukan untuk menyusun langkah terpadu antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga teknis terkait. “Memang diperlukan pembahasan lintas kementerian, termasuk Kementerian Sosial, Ketenagakerjaan, PMK, serta TNI-Polri,” katanya.

Ket. Foto: radiasi cikande — Sumber: ist

Ia menyebut, pembahasan akan difokuskan pada pengendalian pergerakan masyarakat di sekitar titik paparan serta percepatan proses dekontaminasi. “Gerakan orang di wilayah ini akan kita batasi agar area tetap aman sampai proses dekontaminasi selesai,” ujarnya. Menurut Hanif, rapat juga akan membahas penanganan sosial bagi warga yang terdampak, termasuk langkah pemindahan sementara dan pemeriksaan kesehatan. “Langkah ini penting karena menyangkut kehidupan masyarakat dan kegiatan sosial ekonomi,” katanya.

Hanif menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen penuh menangani kasus radiasi di Cikande. “Indonesia sangat concern, tidak ada keraguan-keraguan kita untuk menyelesaikan hal itu,” tegasnya. Ia menambahkan, pemerintah akan terus memastikan koordinasi berjalan baik di semua lini. “Kita ingin memastikan keselamatan masyarakat dan penanganan lingkungan dilakukan secara tuntas,” ujarnya.

Warga Cikande Bakal Direlokasi

Sementara itu, Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyiapkan langkah relokasi darurat bagi warga yang tinggal di sekitar titik radiasi Cesium-137 di kawasan industri Cikande, Kabupaten Serang. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Hanif Faisol Nurofiq mengatakan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

“Memang kita harus lokalisir masyarakat, dilakukan pemindahan dulu sampai dekontaminasinya selesai dilakukan,” ujar Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq di Kabupaten Serang, Selasa. Menurut dia, proses relokasi ini memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), serta aparat TNI dan Polri.

“Sehingga memerlukan pembicaraan dengan Menteri Sosial, Menteri Tenaga Kerja, Menko PMK, kemudian TNI-Polri, Gubernur, dan Bapak Deputi (PPLH KLH),” katanya. Ia menjelaskan relokasi tidak dilakukan secara menyeluruh, melainkan hanya untuk rumah yang berada di area dengan tingkat paparan tinggi. “Tidak semuanya, hanya beberapa rumah yang diperlukan itu untuk dikosongkan,” ujarnya.

Menteri LH Hanif menambahkan pembatasan gerak warga di zona terdampak akan dilakukan secara ketat untuk memastikan keamanan masyarakat. “Kita akan batasi gerakan orang di wilayah ini,” katanya. Selain itu tim dari Kemenkes bersama TNI dan Polri telah ditugaskan melakukan sosialisasi kepada warga di sekitar area terkontaminasi. "Tim KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) telah dilakukan oleh teman-teman Kemenkes dengan TNI-Polri di lokasi masyarakat pada titik-titik,” ujar Menteri LH Hanif. Ia menegaskan langkah relokasi bersifat sementara hingga proses dekontaminasi tuntas dan area dinyatakan netral. “Jadi nanti yang dekat-dekat itu saja yang kita lokalisir,” kata dia.

  • Cikande
  • Kejadian khusus cemaran radiasi Cs-137

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.