Hasil Budidaya Ikan Lele di Batam Capai 200 Ton per Bulan, Naik Dua Kali Lipat

Selasa, 07 Okt 2025, 10:02 WIB

BATAM - Dinas Perikanan (Diskan) Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), mencatat adanya peningkatan produksi bulanan budidaya ikan lele periode Januari-Agustus 2025 dibanding periode tahun 2024.

Pada periode Januari-Agustus 2025, rata-rata produksi ikan lele mencapai sekitar 200.000 kg per bulan sementara pada periode yang sama 2024 mencapai kisaran 100.000 kg per bulan.

Ket. Foto: Ilustrasi - Warga Kelompok Pembudidaya Ikan Kecil (Pokdakan) memanen ikan nila hasil budidaya menggunakan sistem bioflok di komplek perumahan Marchelia Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (7/12/2024). — Sumber: Antara

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto  dihubungi di Batam, Senin (6/10), mencontohkan bahwa produksi lele khusus pada Agustus 2025 mencapai 258.583 kilogram.

“Alhamdulillah masih meningkat dibanding tahun lalu,” ujar Yudi.

Angka tersebut terus meningkat menjadi menjadi 261.173 kilogram pada bulan September 2025.

Sebagai perbandingan, produksi lele pada periode yang sama tahun 2024 tercatat sebesar 176.042 kg di Agustus dan 184.713 kilogram pada September.

Menurut Kepala Bidang Perikanan Budidaya Diskan Kota Batam Cicik Kurniawati, peningkatan ini dipengaruhi oleh membaiknya produktivitas setelah sempat melambat di Rempang tahun sebelumnya.

“Tahun lalu banyak pembudidaya masih wait and see karena situasi yang belum pasti. Tahun ini kondisi sudah lebih stabil, dan kami juga memberikan bantuan berupa pakan serta bibit,” katanya menjelaskan.

Selain dukungan sarana produksi, pemerintah kota juga menyiapkan program bantuan bioflok untuk pembudidaya ikan.

Meski belum rampung, persiapan telah masuk tahap pemilihan penyedia, verifikasi calon penerima dan survei lapangan.

“Total ada 137 unit bantuan bioflok yang akan dibangun. Pekerjaan dimulai Juli dan ditargetkan selesai pada November tahun ini,” katanya.

Kepala Dinas Perikanan Kota Batam Yudi Admajianto mengharapkan bioflok ini mampu meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas hasil budidaya ikan air tawar di Batam.

Teknologi bioflok memungkinkan pembudidaya memelihara ikan yang memanfaatkan mikroorganisme organik untuk menjaga kualitas air, sehingga lebih ramah lingkungan dan hemat pakan.

  • budidaya ikan lele

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.