Luar Biasa! Okupansi Hotel di Mataram Tembus 100 Persen saat MotoGP Mandalika 2025
Senin, 06 Okt 2025, 18:12 WIBMATARAM -Â Dinas Pariwisata Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat mencatat tingkat hunian hotel selama perhelatan MotoGP Mandalika 2025 mencapai 100 persen. Capaian ini melampaui target 80 persen yang ditetapkan, sekaligus menjadi bukti meningkatnya minat wisatawan menginap di kota penyangga Mandalika tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram Cahya Samudra di Mataram, Senin, mengatakan, berdasarkan laporan dari Asosiasi Hotel Mataram (AHM) okupansi hotel di Mataram selama agenda MotoGP mencapai 100 persen atau melampaui target yang ditetapkan sebesar 80 persen.
"Kami bersyukur, meskipun Kota Mataram menjadi daerah penyangga, namun tingkat hunian hotel bisa mencapai 100 persen," katanya setelah membaca hasil evaluasi dan laporan okupansi hotel di Mataram selama perhelatan internasional tersebut.
Sementara Ketua Asosiasi Hotel Mataram (AHM) I Made Adiyasa Kurniawan mengatakan, okupansi hotel di Mataram yang menembus 100 persen itu didapatkan pada malam Minggu (4/10) atau malam sebelum race MotoGP.
"Malam minggu itu, hotel-hotel besar di Mataram penuh," katanya.
Menurutnya, okupansi hotel 100 persen itu untuk hotel bintang tiga dan empat di Kota Mataram, bahkan hotel bintang tiga dan empat kekurangan kamar.
Sedangkan untuk hotel bintang satu dan bintang dua, okupansi di atas 90 persen. Untuk hotel bintang satu dan satu rata-rata penuh juga sebab kamar hotel tidak bisa dijual semua.
"Setiap hotel harus siapkan kamar cadangan, sebagai antisipasi ketika ada kamar yang rusak atau bermasalah," katanya.
Okupansi hotel tersebut mengulang perhelatan MotoGP tahun 2024, namun keterisian kamar tahun lalu sudah penuh lebih awal atau sejak tiga minggu sebelum MotoGP dilaksanakan.
Sementara tahun ini, tingkat hunian terjadi secara bertahap yakni pada tanggal 3 Oktober okupansi 80 persen, meningkat menjadi 90 persen pada tanggal 4, dan pada 5 Oktober sampai 100 persen.
Adiyasa mengungkapkan, meski tahun ini hotel di Kota Mataram kembali terisi penuh, harga kamar hotel tahun ini dipatok lebih murah dibandingkan gelaran MotoGP 2024.
Jika tahun lalu harga kamar sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) NTB Nomor 9 Tahun 2022 pengusaha hotel diperbolehkan menaikkan harga kamar hotel sampai tiga kali lipat, yaitu khusus untuk hotel yang berada di zona satu atau seputar Mandalika.
Kemudian di zona dua untuk Kota Mataram dan Senggigi boleh menaikkan harga kamar dua kali lipat dari harga yang di-publish.
Tapi tahun ini, katanya, tidak terjadi lonjakan harga sesuai dengan aturan tersebut.
Kalau tahun lalu semua hotel menaikkan harga kamar hingga 100 persen. tapi sekarang tidak dilakukan karena tamu datang langsung ke hotel memesan kamar tanpa melalui agen.
"Kondisi itu, tentu positif karena tidak terjadi lonjakan harga signifikan dan tamu yang menginap di Kota Mataram juga penuh," katanya.
- sirkuit mandalika
- kunjungan wisatawan
- mataram
- motogp indonesia
- okupansi hotel
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Wisatawan Ingin Ruang Terbuka, Pengalaman Autentik, serta Tingkat Kepadatan yang Lebih Rendah
-
Kunjungan wisata Pulau Bokori periode libur Lebaran 2026
-
Peningkatan kunjungan wisatawan pada libur panjang
-
Kunjungan wisman di Bali periode Januari-Maret 2026
-
Kanwil Kemenag Sumsel: Hilal di Palembang Tak Terlihat
-
Libur Lebaran, Telaga Sarangan Diserbu Hampir 70 Ribu Pengunjung
-
Pendidikan Unggul di Bogor Butuh Sinergi Regulasi, Kata Ketua DPRD
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.