Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemeriahan Mooncake Festival di Singkawang Sentuh pada Lansia

📅 Senin, 06 Okt 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Kemeriahan Mooncake Festival di Singkawang Sentuh pada Lansia Doc: ANTARA/Narwati
Ket. Perayaan mooncake festival di panti Jompo Netizen Cinta Singkawang (NCS), Kota Singkawang, Kalbar.

Singkawang -- Kemeriahan Festival Mooncake 2025 terasa hingga ke berbagai penjuru Kota Singkawang Kalimantan Barat termasuk pada kaum lansia yang ada di Panti Jompo Netizen Cinta Singkawang (NCS), Senin.

Pengelola Panti Jompo NCS, Aipda Muhammad Irvan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pengalaman pertama bagi para penghuni panti untuk merayakan Festival Mooncake secara langsung.

“Kami mengadakan makan besar bersama lansia dan para undangan lainnya. Kegiatan ini kami biayai secara swadaya bersama rekan-rekan sebagai bentuk kepedulian agar para lansia juga merasakan suasana Mooncake yang penuh kebahagiaan,” ujarnya, di Singkawang, Senin.

Irvan menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan acara di Panti Jompo NCS. Menurutnya, kebersamaan yang tercipta pada malam itu menjadi momen berharga bagi para lansia.

“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar. Terima kasih kepada rekan-rekan yang turut hadir dan membantu. Para lansia terlihat bahagia karena bisa ikut merasakan semarak Festival Mooncake,” katanya.

Acara ini lanjut Irvan, menjadi bukti bahwa semangat perayaan budaya dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kalangan lanjut usia. Acara tersebut juga menunjukkan bahwa budaya bisa menjadi sarana mempererat empati dan solidaritas sosial di tengah keberagaman.

Wali Kota Singkawang, Tjhai Chui Mie, mengatakan Mooncake Festival merupakan tradisi turun-temurun masyarakat Tionghoa yang digelar setiap tanggal 15 bulan 8 dalam kalender Imlek. Ia menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian nilai-nilai budaya leluhur.

“Festival ini bukan hanya seremonial, tetapi cara kita melestarikan budaya dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Semakin sering digelar, semakin kuat pula akar kebudayaan yang tertanam di Singkawang,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku UMKM yang berjualan di area festival.

“Selama seminggu UMKM berjualan di sini. Ini tentu memberikan dampak besar bagi perekonomian masyarakat,” katanya.

Tjhai Chui Mie juga mendorong agar kegiatan serupa digelar oleh berbagai paguyuban etnis di Singkawang. Ia menilai, keberagaman budaya adalah modal penting dalam pengembangan pariwisata berbasis kearifan lokal.

“Kita punya 17 paguyuban. Masing-masing harus mampu mengemas nilai budaya uniknya agar menjadi magnet wisatawan berkunjung ke Singkawang,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.