Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dalami Dugaan Keracunan MBG, Polres Lamongan Periksa Sejumlah Pihak

📅 Senin, 06 Okt 2025, 20:36 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dalami Dugaan Keracunan MBG, Polres Lamongan Periksa Sejumlah Pihak Doc: Istimewa
Ket. Sebelumnya penyidik juga telah meminta keterangan dari tiga dokter yang menangani para pelajar saat peristiwa itu terjadi.

SURABAYA - Kepolisian Resor (Polres) Lamongan pada Senin (6/10) memeriksa sejumlah pihak untuk mendalami dugaan kasus keracunan makanan yang dialami pelajar di SMAN 2 meski hasil uji laboratorium menunjukkan negatif dari menu Makanan Bergizi Gratis (MBG).Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid mengatakan, pemanggilan dilakukan untuk melengkapi proses penyelidikan, termasuk terhadap pihak tenaga kesehatan dan pejabat Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.“Kami dari pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti dugaan keracunan makanan tersebut. Hari ini kami memanggil Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Laboratorium Kesehatan Daerah Dinas Kesehatan Lamongan,” katanya saat dikonfirmasi di Lamongan, Jawa Timur.Ia menjelaskan, sebelumnya penyidik juga telah meminta keterangan dari tiga dokter yang menangani para pelajar saat peristiwa itu terjadi."Seluruh keterangan dari berbagai pihak dinilai penting untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut," jelasnya.Dia menambahkan, soal kemungkinan adanya pemanggilan pihak lain nantinya akan disampaikan lebih lanjut."Meskipun sudah ada hasil dari Kementerian Kesehatan yang menyebut negatif dari menu MBG, kami pastikan kasus ini masih dalam proses penyelidikan kepolisian,” tambahnya.Sebelumnya, hasil uji laboratorium Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BLKM) Jawa Timur menunjukkan tidak ditemukan unsur penyebab keracunan pada sampel makanan program MBG maupun sampel muntahan siswa.Kasus dugaan keracunan makanan di SMAN 2 Lamongan sempat menyebabkan belasan siswa menjalani perawatan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
KKP Bangun 5 Kampung Nelaya...
Daerah
Wajah Kota Medan Bakal Beru...

Paus Leo XIV Desak Eropa Bersatu

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Paus Leo XIV Desak Eropa Be...

Serangan Russia Meningkat, Delapan Orang Tewas

45 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Serangan Russia Meningkat, ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.