Tiga Sudut Indah Dunia yang Sering Dilewatkan Wisatawan
Jumat, 03 Okt 2025, 06:23 WIBKetika kebanyakan orang memimpikan perjalanan mereka berikutnya, tempat-tempat yang sama muncul berulang kali - Paris, Roma, New York, Tokyo. Namun, di balik jalur-jalur yang sudah biasa dilalui itu, terdapat sudut-sudut dunia yang penuh dengan keindahan, budaya, dan kisah yang menunggu untuk diungkap.Â
Dilansir oleh Discover Live, destinasi-destinasi ini mungkin tidak selalu menjadi pilihan wisatawan pada umumnya, tetapi seharusnya demikian. Berikut tiga tempat menakjubkan yang memadukan sejarah, alam, dan pesona.
Tunis, Tunisia â Persimpangan Sejarah dan Budaya
Di pesisir selatan Mediterania, Tunis adalah kota yang menceritakan kisah peradaban. Reruntuhan Romawi berdiri tepat di luar kota di Kartago, sementara di dalam medina, Anda akan menemukan gang-gang berliku yang dipenuhi pasar-pasar yang semarak, ubin-ubin rumit, dan aroma rempah-rempah.
Berbeda dengan Marrakesh di Maroko atau Kairo di Mesir, Tunis masih relatif kurang dikenal oleh banyak wisatawan, yang berarti Anda dapat menjelajah tanpa keramaian turis. Perpaduan pengaruh Arab, Prancis, dan Mediterania menciptakan ritme unik â ritme yang menghadiahkan pengunjung keindahan sekaligus kedalaman. Tunis adalah destinasi yang terasa autentik dan hidup, namun masih belum terjamah.
Wina, Austria â Dunia Lama yang Paling Elegan
Wina adalah salah satu ibu kota paling romantis dan bernuansa atmosferik di Eropa, namun seringkali kalah pamor dibandingkan Paris atau Praha. Kota ini terasa seperti melangkah ke dalam lukisan, dengan jalan-jalan lebar, istana-istana kekaisaran, dan kedai-kedai kopi nyaman yang membuat waktu terasa melambat.
Musik mengalun di udara, kota ini memang milik Mozart dan Strauss, dan setiap sudutnya memancarkan perpaduan kemegahan dan kehangatan. Entah Anda menjelajahi Istana Schönbrunn yang megah, mendengarkan waltz langsung di aula konser, atau sekadar menikmati melange di kafe, Wina menawarkan keanggunan yang sering diabaikan wisatawan saat merencanakan petualangan mereka di Eropa.
Port Douglas, Australia â Surga di Tepi Terumbu Karang
Jauh di utara Queensland, Australia, Port Douglas adalah kota pesisir tempat hutan hujan bertemu terumbu karangâsecara harfiah. Kota ini merupakan pintu gerbang menuju dua situs Warisan Dunia UNESCO: Great Barrier Reef dan Hutan Hujan Daintree yang kuno.
Meskipun banyak wisatawan internasional yang memilih Cairns, Port Douglas menawarkan pengalaman yang lebih damai dan intim. Hamparan pasir keemasan Pantai Four Mile membentang tak berujung, dan dari marina, Anda dapat menikmati wisata terumbu karang yang terasa lebih personal dan tidak terlalu ramai. Ditambah dengan toko-toko butik, hidangan laut segar, dan suasana santai, Anda akan menemukan salah satu sudut pantai terindah di dunia yang jarang dikunjungi orang.
Bepergian Melampaui Kebiasaan
Menjelajahi sudut-sudut dunia seperti Wina, Port Douglas, dan Tunis mengingatkan kita bahwa keindahan tak selalu datang dari keramaian. Terkadang, perjalanan yang paling tak terlupakan datang dari melangkah keluar jalur dan membiarkan rasa ingin tahu menuntun jalan.
Dan jika Anda penasaran untuk menjelajahi tempat-tempat ini tanpa perlu keluar rumah, Discover Live menawarkan tur virtual interaktif yang dipandu oleh pemandu lokal. Baik Anda memimpikan istana kekaisaran di Wina, petualangan di tepi terumbu karang di Australia, atau menyelami budaya di Tunis, pengalaman-pengalaman ini bisa menjadi hadiah yang sempurna - untuk diri sendiri atau orang yang Anda sayangi.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Wamenbud Giring Sambut Langsung 36 Biksu Thudong Tiba di Borobudur
-
RIIZE ‘Comeback’ dengan Album Studio Pertama Mereka
-
7 Aktivitas Seru dan Menyenangkan yang Bisa Dilakukan di Sekitar Tokyo Skytree
-
BMKG: Sepanjang Hari Ini Diprakirakan Cuaca Cerah di Jakarta
-
5 Cara Menjelajahi Greenland, Wilayah yang Ingin Dikuasai Donald Trump
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.