Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Hari ini, Dinkes: 63 SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Miliki SLHS

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 15:44 WIB | Oleh:
Tangerang Hari ini, Dinkes: 63 SPPG di Kabupaten Tangerang Belum Miliki SLHS Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Tangerang
Ket. Petugas menyajikan menu makanan bergizi gratis (MBG) di satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) untuk didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kabupaten Tangerang.

Kabupaten Tangerang -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang, Banten, menyebut sebanyak 63 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah itu belum mengajukan dan memiliki Sertifikat Laik Jigienis dan Sanitasi (SLHS).

"Iya memang semuanya belum, kita ada 63 SPPG, itu juga bukan di Kabupaten Tangerang aja," kata Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hendra Tarmizi di Tangerang, Kamis.

Ia mengatakan dari total 63 SPPG di Kabupaten Tangerang seluruhnya telah beroperasi dalam melayani pemenuhan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kendati demikian pihaknya mendorong untuk segera mengurus penerbitan SLHS sebagai salah satu bentuk antisipasi terjadinya keracunan.

"Dari dulu nggak ada (SLHS), sekarang nih kita yang panggil mereka (SPPG) karena ada kasus-kasus yang keracunan itu kan di daerah lain," ujarnya.

Dia menjelaskan untuk proses penerbitan SLHS MBG di Kabupaten Tangerang tengah berjalan dan para penyedia SPPG tengah mengurus kelengkapan syarat administrasi.

Kemudian, kata Hendra, setelah melalui proses administrasi, tahap selanjutnya akan dilakukan verifikasi lapangan terhadap kondisi dapur SPPG, seperti pengecekan pengolahan makanan hingga pendistribusian.

"Indikator yang menjadi ukuran kelayakan antara lain tempat penyimpanan bahan makanan, pendingin ruangan, dan tata cara pengolahan makanannya," kata Hendra.

Selain itu Dinkes Kabupaten Tangerang juga akan mengambil sampel makanan hasil olahan SPPG untuk dicek di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

"Mungkin airnya dan bahan makanannya kita ambil sampel, diperiksa di Labkesda, dan itu butuh waktu dua minggu biasanya," kata Hendra Tarmizi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.