Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Sulbar Perkuat Pengawasan MBG di SPPG

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 16:52 WIB | Oleh:
Dinkes Sulbar Perkuat Pengawasan MBG di SPPG Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Sulbar
Ket. Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr Nursyamsi Rahim

Mamuju --  Dinas Kesehatan Sulawesi Barat (Dinkes Sulbar) akan memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) daerah setempat.

"Kami akan memperkuat pengawasan program MBG di SPPG sebagai upaya menjaga kualitas makanan program MBG," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sulbar dr Nursyamsi Rahim, usai berkoordinasi dengan Ketua Yayasan Rangas Batara Berlayar di SPPG Rangas Beach Mamuju, Kamis.

Koordinasi itu dilakukan kata Nursyamsi sebagai bentuk penguatan peran strategis Dinas Kesehatan dalam mendukung Program MBG.

Dinas Kesehatan lanjut  Nursyamsi, memiliki tanggung jawab penting dalam memastikan keamanan pangan yang disalurkan melalui Program MBG.

"Peran Dinas Kesehatan adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap SPPG untuk mencegah terjadinya keracunan pangan, sehingga kejadian keracunan makanan di SPPG Tapalang tidak terulang kembali," katanya.

Nursyamsi menegaskan, sebelum beroperasi, setiap SPPG wajib memenuhi persyaratan ketat, salah satunya adalah relawan atau karyawan SPPG harus mengikuti pelatihan atau kursus penjamah makanan.

"Pelatihan ini menjadi syarat penting dalam penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), yang memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi," tegas Nursyamsi.

Dengan sinergi bersama yayasan, relawan, dan pemerintah daerah, diharapkan program MBG tidak hanya bermanfaat dalam pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga terlaksana dengan aman dan berkelanjutan.

Sebelumnya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat meninjau dan mencicipi langsung makanan program MBG di SMKN 1 Rangas Kabupaten Mamuju menyatakan, bahwa makanan program MBG di Sulbar steril.

"Saya sudah buktikan bahwa makanan MBG ini steril. Saya sendiri makan dan sebelum makan, saya cium, ternyata tidak basi. Saya kira anak-anak juga begitu," kata Suhardi Duka.

Sebelum ke SMKN 1 Rangas, Gubernur terlebih dahulu meninjau dapur MBG di Rangas Beach, tempat penyediaan makanan sebelum disalurkan ke siswa.

Di tempat itu, Suhardi Duka berdialog dengan penanggung jawab SPPG yang dinilai sangat berhati-hati dalam menyalurkan makanan.

"Kalau ada yang keracunan, saya pikir itu bukan kesengajaan, dan tentunya kita akan perbaiki. Pak Presiden sendiri sudah menyampaikan kita akan perbaiki dan bagi SPPG yang ceroboh, itu dihentikan sementara," ujar Suhardi Duka.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.