Pertunjukan Wayang Modern di Kancah Global Buka Potensi Ekraf Kesenian
Rabu, 01 Okt 2025, 21:23 WIBJAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf) Irene Umar mengatakan pertunjukan wayang modern yang dimiliki Indonesia untuk audiens global tidak hanya menampilkan kekayaan budaya tapi juga membuka potensi ekonomi kreatif dari sektor kesenian pertunjukan.
Hal itu disampaikannya setelah melakukan audiensi bersama Yayasan Swargaloka yang berencana melakukan pementasan bertajuk "Drayang Kijang Kencana", sebuah pertunjukan drama wayang modern berbalut sentuhan musikal teater yang menyasar panggung global.
âKarya seperti Drayang bukan hanya menjaga warisan budaya, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui panggung pertunjukan, kolaborasi lintas sektor, hingga pariwisata," kata Irene di Jakarta, Rabu (1/10).
Irene menyakini sektor seni pertunjukan apabila ditopang dengan kolaborasi hexahelix yakni pemerintah, komunitas, pelaku usaha, akademisi, media, dan generasi muda maka nantinya dapat menjadi mesin penggerak pertumbuhan ekonomi yang baru di daerah-daerah untuk kemajuan Indonesia.
Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kemenekraf Yuke Sri Rahayu menambahkan salah satu faktor yang perlu diperhatikan pelaku usaha seni pertunjukan agar sektor ini dapat menjadi penggerak ekonomi yang baru ialah dengan memastikan strategi komunikasi agar relevan dengan perkembangan zaman.
âPotensi tenaga kerja di bidang seni pertunjukan sangat besar. Tinggal bagaimana branding dan percakapan di ruang digital dibangun agar menjangkau masyarakat luas. Ini perlu segera digarap serius, dan Kementerian Ekraf siap berkolaborasi untuk memperkuat ekosistem kebudayaan,â ungkap Yuke.
Maka dari itu, Kementerian Ekraf juga menyiapkan langkah membantu publikasi untuk acara-acara sejenis "Drayang Kijang Kencana" bisa mendapatkan sorotan dan perhatian dari masyarakat luas.
Plt. Direktur Seni Rupa dan Seni Pertunjukan Kemenekraf Dadam Mahdar kemudian mengungkapkan ada beberapa aspek yang secara khusus diperhatikan Kemenekraf dalam mendukung publikasi pertunjukan-pertunjukan kesenian bisa menarik minat masyarakat.
âPenting untuk menyoroti kekuatan cerita, kreativitas visual, dan pesan budaya yang diusung,â jelas Dadam.
Melalui audiensi ini, Kementerian Ekraf dan pelaku usaha meyakini bahwa seni pertunjukan merupakan salah satu kegiatan yang penting dalam strategi pengembangan ekonomi kreatif lokal namun berdaya saing global dan kesuksesannya dapat terwujud lewat kolaborasi. Ant
- Ekonomi Kreatif
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
Bukittinggi Siap Hadapi Lonjakan Wisatawan, Rekayasa Lalu Lintas Diberlakukan
-
Hari Film Nasional: JYFF 2026 Perkuat Peran Generasi Muda dalam Industri Kreatif Jakarta
-
Sebanyak 79% Pemudik Telah Kembali dari Sumatera
-
Produk Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp17 Miliar di Jepang
-
Strategi Pemprov DKI Jakarta Aktivasi Taman Ismail Marzuki sebagai Pusat Ekonomi Kreatif
-
Russia-Turki Menawarkan Diri sebagai Penengah, Iran Tetap Bersikeras Tolak Dialog
-
Pilihan Favorit Liburan Keluarga, 40 Ribu Orang Kunjungi Kebun Binatang Surabaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.