- Home
-
- Luar Negeri
-
- Paus Leo XIV Terus Dukung ...
Paus Leo XIV Terus Dukung Berbagai Upaya Perdamaian di Gaza
Rabu, 01 Okt 2025, 22:09 WIBISTANBUL - Paus Leo XIV menyebut rencana perdamaian 20 poin Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza sebagai proposal yang realistis dan mendesak kelompok Palestina Hamas untuk menerimanya dalam batas waktu yang telah ditentukan.
âKami berharap mereka menerimanya; sejauh ini tampaknya proposal itu realistis,â kata Paus kepada wartawan di luar Villa Barberini sebelum kembali ke Vatikan pada Selasa (30/9).
Ia menekankan pentingnya gencatan senjata dan pembebasan para sandera, seraya menambahkan bahwa ada elemen-elemen yang sangat menarik dalam proposal tersebut.
Terkait armada kemanusiaan yang mendekati Gaza di tengah ketegangan yang sedang berlangsung, Paus Leo menegaskan pentingnya pengiriman bantuan secara segera.
âAda keinginan untuk merespons darurat kemanusiaan yang nyata,â katanya, sambil menyatakan harapan agar tidak terjadi kekerasan dan semua orang dihormati.
Paus juga menyampaikan keprihatinannya terhadap retorika terbaru dari AS tentang kemungkinan penggunaan senjata nuklir, setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengumpulkan para pemimpin militer di bawah lembaga yang kini berganti nama menjadi Departemen Perang.
âCara berbicara seperti ini mengkhawatirkan,â ujarnya, seraya mencatat bahwa hal tersebut mencerminkan meningkatnya ketegangan.
âKami berharap ini hanya retorika. Kami berharap rencana ini berhasil, tapi jangan sampai terjadi perang; kita harus bekerja demi perdamaian,â tambah Paus.
Sebelumnya pada Senin (29/9) Trump mengumumkan rencana 20 poin untuk mengakhiri perang Israel di Gaza dalam konferensi pers di Gedung Putih bersama kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu.
Rencana tersebut menyerukan pembebasan semua sandera Israel dengan imbalan pembebasan puluhan tahanan Palestina, pelucutan senjata Hamas secara menyeluruh, penarikan bertahap pasukan Israel, serta pembentukan komite teknokratik dan apolitis Palestina untuk memerintah Gaza.
Rencana tersebut juga menyebutkan kemungkinan adanya jalan menuju penentuan nasib sendiri dan negara merdeka bagi Palestina, namun bukan sebagai jaminan.
Sejak Oktober 2023, tentara Israel telah membunuh lebih dari 66.000 warga Palestina di Gaza, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak. Pengeboman tanpa henti telah membuat wilayah kantong Palestina tersebut tidak layak huni, serta menyebabkan kelaparan massal dan penyebaran penyakit. Ant/Anadolu
- Aksi Bela Palestina
- pope leo xiv
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Deri Henriawan
Berita Terkait:
-
Acosta Rebut Juara Sprint Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Terkena Penalti
-
Akuisisi yang Tertunda Selama Setengah Abad
-
Persija Jakarta Memperpanjang Kontrak Bek Timnas Rizky Ridho Sampai 2028
-
Kemdiktisaintek Dorong Mahasiswa Turut Berperan dalam Solusi Pengelolaan Sampah
-
Pemkab Pasaman Barat Salurkan Pangan Murah di Daerah Pesisir
-
Menaker Tegaskan Kesempatan Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
-
Tunjangan ASN Pemkab Temanggung Akan Dipotong akibat Gunakan Mobil Dinas saat Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.