Purbaya Janjikan Kejutan: Kompensasi BUMN Penugasan Cair Hanya Sebulan!
Selasa, 30 Sep 2025, 18:55 WIBJAKARTA â Pembayaran kompensasi kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) penugasan menjadi instrumen penting untuk menjaga kesehatan keuangan sekaligus memastikan keberlanjutan layanan publik yang mereka jalankan.
Skema ini pada dasarnya menutup selisih antara biaya operasional dengan tarif yang ditetapkan pemerintah demi menjaga keterjangkauan bagi masyarakat.
Namun, jika penyalurannya terlambat atau tidak proporsional, beban kas BUMN bisa meningkat dan berpotensi menekan kinerja keuangan maupun kemampuan investasi.
Karenanya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berjanji memangkas waktu pembayaran kompensasi kepada BUMN penugasan dari yang biasanya per tiga bulan menjadi sebulan.
âKami akan reviu proses yang tiga bulan tadi, kelamaan menurut saya juga,â kata Purbaya dalam Rapat Kerja Komisi XI DPR RI di Jakarta, Selasa (30/9).
Menurut dia, proses pencairan yang lama berpotensi mengganggu penugasan Public Service Obligations (PSO) perusahaan BUMN terkait.
Dengan proses pencairan subsidi dan kompensasi yang lebih cepat, dia berharap arus kas perusahaan tidak terganggu.
âMemastikan bahwa program PSO kami tidak mengganggu cash flow dari perusahaan Pertamina, PLN dan lain-lain. Tapi nanti saya lihat, kalau (BUMN) nggak untung juga, awas,â imbau Purbaya.
Dia pun memberikan arahan kepada Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Luky Alfirman untuk menyusun strategi percepatan pembayaran subsidi dan kompensasi tersebut.
Dirjen Anggaran, dalam konteks ini, bertugas memproses pencairan anggaran subsidi dan kompensasi sesuai hasil tinjauan dan audit.
âSebulan selesai. Nanti kalau nggak (terealisasi), dia (Dirjen Anggaran) saya pindahin,â gurau Purbaya.
Sebagai catatan, pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disiapkan untuk subsidi dan kompensasi tahun anggaran 2025 mencapai Rp496,8 triliun, meski Kemenkeu mematok proyeksi realisasi tahun ini di angka yang lebih rendah yakni Rp479 triliun.
Per 31 Agustus 2025, realisasi penyaluran subsidi dan kompensasi tercatat sebesar Rp218 triliun atau 43,7 persen dari pagu.
Purbaya menyebut masih ada tunggakan pembayaran kompensasi tahun anggaran berjalan 2025 senilai Rp55 triliun. Tunggakan ini, kata dia, bakal dibayar secara penuh pada Oktober 2025.
Adapun untuk subsidi dan kompensasi tahun anggaran 2024, Purbaya menyatakan Kemenkeu telah melunasi seluruh pembayaran kepada BUMN penugasan, di mana pembayaran terakhir dilakukan pada Juni 2025.
Namun, mengingat adanya perbedaan data antara Kemenkeu dan perusahaan BUMN terkait, Purbaya akan kembali mereviu data pembayaran di sisi Kemenkeu.
Bersamaan dengan itu, dia berharap perusahaan BUMN yang merasa masih terdapat tunggakan yang belum dilunasi oleh Kemenkeu untuk segera menemui dan melaporkan langsung ke dirinya.
- Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
- kompensasi BUMN penugasan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kepala Dinas Perhubungan Karawang Jalani Pemeriksaan Terkait Dugaan Asusila.
-
Info Lowongan kerja! Ayo Walk in Interview ke GOR Tanjung Duren Jakbar, Buka 4.262 Posisi
-
Perkuat Ekspor, Wamendag Roro Bidik Pasar Strategis Asia Tengah
-
"Mondo Nusantara" Konser Kolaborasi Budaya Indonesia-Italia
-
DPR Gelar Rapat Paripurna Bahas RAPBN 2027
-
Menkeu Bidik Keseimbangan Baru, Defisit APBN 2027 Dipatok pada Level Modera
-
Pemprov Sumut Tingkatkan Sinergi untuk Menindak Aktivitas Tambang Tanpa Izin
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.