Lebih dari 80 Santri Korban Pesantren Ambruk di Sidoarjo Dievakuasi

Selasa, 30 Sep 2025, 05:46 WIB
SURABAYA – Lebih dari 80 korban dari peristiwa ambruknya gedung Lembaga Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Sidoarjo,  telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan. 
“Data sementara jumlah total sebanyak 83 korban yang berhasil dievakuasi,” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast, saat menyampaikan perkembangan penanganan peristiwa tersebut, Senin (29/9).
“Puluhan korban sudah dievakuasi ke tiga rumah sakit, yakni RS Siti Hajar, RSUD Notopuro, dan RS Delta Surya Sidoarjo,” tambahnya.
Polda Jatim lanjutnya, telah menurunkan 1 pleton Sabhara, 1 pleton Brimob, serta didukung 3 SSK dari Polresta Sidoarjo untuk membantu penanganan peristiwa tersebut. 
Dari informasi yang dihimpun, bangunan tiga lantai pesantren tersebut ambruk saat para santri putra akan melakukan salat di musala.
Hingga saat ini, penyebab robohnya bangunan tersebut masih belum dapat dipastikan. Petugas gabungan bersama pihak keamanan pondok pesantren masih terus melakukan penyisiran di antara puing-puing untuk memastikan tidak ada korban yang tertinggal.
“Jumlah pasti korban masih dalam proses pendataan, mengingat proses evakuasi dan penyisiran reruntuhan bangunan masih berlangsung hingga malam ini,” kata Abast.
Sedangkan informasi lain menyebutkan terdapat 87 korban dengan rincian 38 korban luka dirawat di RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, empat di RS Delta Surya, 45 korban di RS Islam Siti Hajar dengan satu di antaranya meninggal dunia.
  • Pesantren Ambruk

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.