Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Menargetkan Area Bakau di Gorontalo Lebih Luas dari Tambak

📅 Senin, 29 Sep 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Gubernur Menargetkan Area Bakau di Gorontalo Lebih Luas dari Tambak Doc: Antara
Ket. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyampaikan paparan pada kegiatan peluncuran dan sosialisasi rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove Provinsi Gorontalo, di Kota Gorontalo, Senin (29/9/2025).

Gorontalo - Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menargetkan area ekosistem bakau atau mangrove di wilayah pesisir provinsi itu harus lebih luas dari area tambak ikan.

Gusnar Ismail di Gorontalo, Senin, mengatakan dirinya belum mengetahui persis berapa luas area mangrove dan tambak ikan, namun berdasarkan informasi yang disampaikan melalui dokumen penelitian, tercatat area tambak sudah lebih luas dari pada area mangrove.

"Ini kongkret dan target kita, luas area mangrove harus lebih besar dari pada luas tambak," katanya.

Keberadaan ekosistem mangrove merupakan isu global yang tidak bisa disepelekan, karena sering juga menjadi masalah ekonomi, ekologi, dan sosial budaya hampir setiap negara di dunia.

Memang secara langsung dampak dan manfaat ekosistem mangrove belum bisa dirasakan saat ini, akan tetapi 5 sampai 10 tahun ke depan, pasti akan amat terasa dan berpengaruh pada tiga faktor itu.

Oleh karena itu penyebaran ekosistem mangrove adalah tulang punggung ekonomi biru di berbagai negara termasuk Indonesia, dimana semua produk perikanan yang tidak dilatarbelakangi pertimbangan ekologi khusus mangrove, tidak dapat bersaing di dunia global.

Sehingga pemerintah dituntut untuk memberikan perhatian khusus dalam menyikapi persoalan-persoalan untuk mencarikan solusi, dimana saat ini tengah berhadapan dengan penerapan efisiensi anggaran.

Harus diakui bahwa pengaruh keberadaan ekosistem mangrove sangat penting, akan tetapi tambak ikan juga tidak bisa dikesampingkan, karena telah menjadi sumber pendapatan daerah.

Kehadiran pemerintah harus bisa menyeimbangkan hal tersebut, agar keduanya tidak saling mengganggu serta berjalan selaras dan berlangsung harmonis.

"Kami sebagai pemerintah daerah mendukung penuh peluncuran dan sosialisasi rencana perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove Provinsi Gorontalo," imbuhnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Daerah
Bantul Raih TPAKD Award 202...
Megapolitan
Jakarta Kota Sinema Makin K...
Megapolitan
Usaha Pembangunan Jaya Jika...
Megapolitan
Dinkes: Ratusan Warga "Serp...
Nasional
Kemenbud Targetkan 7.000 Ca...
Megapolitan
DPRD dan Pemkot Bogor Berha...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.