Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekuador Perkuat Kerja Sama Riset Kelautan dengan Indonesia

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 12:38 WIB | Oleh:
Ekuador Perkuat Kerja Sama Riset Kelautan dengan Indonesia Doc: AFP

NEW YORK - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Indonesia Sugiono bersama Menteri Luar Negeri Ekuador, Gabriela Sommerfeld membahas peluang penguatan kerja sama di bidang riset kelautan, khususnya terkait keanekaragaman hayati Pasifik.

Penguatan kerja sama tersebut dibahas keduanya melakukan pertemuan bilateral di sela Pekan Tingkat Tinggi Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Kamis.

“Sebagai dua negara yang berbatasan dengan Samudera Pasifik, kita memiliki kepentingan bersama untuk mendorong riset keanekaragaman hayati laut serta kerja sama pelindungan ekosistem maritim,” kata Menlu Sugiono.

Ia mengatakan pertemuan tersebut menandai semakin eratnya kemitraan kedua negara yang telah berlangsung selama 45 tahun.

Selain membahas peluang peningkatan kerja sama bidang kelautan, kedua menteri turut menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di bidang perdagangan, pembangunan berkelanjutan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebudayaan.

“Selama 45 tahun terakhir, Indonesia dan Ekuador telah menjadi mitra yang kokoh dalam memajukan kepentingan bersama, termasuk di bidang ekonomi, IPTEK, dan budaya,” tutur Sugiono.

Kedua Menlu menandatangani Nota Kesepahaman mengenai Penguatan Kapasitas Diplomatik yang akan menjadi landasan baru dalam memperkokoh hubungan diplomatik dan memperluas ruang kerja sama pembangunan di berbagai bidang.

Hubungan diplomatik Indonesia dan Ekuador secara resmi dibuka pada 29 April 1980. Pemerintah Ekuador membuka perwakilannya di Jakarta pada Desember 2004, sedangkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Quito dibuka pada 11 November 2010.

Kerja sama ekonomi Indonesia dengan Ekuador memiliki banyak peluang yang dapat terus dikembangkan. Dalam bidang perdagangan, Ekuador merupakan pasar non-tradisional dan mitra terbesar ke-5 bagi Indonesia di Amerika Latin setelah Brazil, Argentina, Chile dan Peru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.