BMKG: Cuaca di Kota-kota Besar di Tanah Air Diselimuti Awan Tebal, Termasuk Jakarta dan Bandung
Jumat, 26 Sep 2025, 07:20 WIBJAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di kota-kota besar di Indonesia pada Jumat (26/9) umumnya berpotensi diselimuti awan.
"Di Pulau Jawa pada umumnya berpotensi diselimuti awan, seperti di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya. Sementara Serang dan Semarang diguyur hujan ringan," kata Prakirawan BMKG Yohanes A.K dalam siaran prakiraan cuaca di Jakarta, Jumat.
Di wilayah Sumatera, wilayah yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni di Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, dan Bengkulu.
Adapun Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung berpotensi diselimuti awan.
"Untuk Bali dan Kupang diprakirakan berawan tebal. Mataram diguyur hujan ringan," kata dia.
Selanjutnya, kata dia, di Pulau Kalimantan, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Tanjung Selor, Palangka Raya, dan Samarinda. Sementara Banjarmasin berpotensi hujan petir, adapun Pontianak berawan tebal.
Berpindah ke wilayah Sulawesi, kata dia, Kota Manado dan Gorontalo diprakirakan berawan tebal. Palu, Kendari, dan Makassar diprakirakan hujan ringan. Sementara Mamuju hujan lebat.
Di wilayah Indonesia Timur pada umumnya berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang seperti di Sorong, Manokwari, Nabire, Jayawijaya, Jayapura, dan Merauke. Sementara Ternate diprakirakan berawan tebal.
"Bagi yang ingin mengetahui cuaca secara khusus yang diperbaharui setiap tiga jam dapat memantau di aplikasi BMKG," kata dia.
Sementara itu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan pemerintah daerah (pemda) meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir dan cuaca ekstrem seiring dengan sebagian besar wilayah Indonesia memasuki peralihan dari musim kemarau ke hujan.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan curah hujan tinggi dalam periode peralihan ini dapat menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Sejak akhir Agustus hingga September sebagian besar wilayah sudah memasuki peralihan musim. Fenomena ini ditandai dengan hujan lebat, petir, hingga angin kencang," katanya.
Berita Terkait:
-
Usaha Pembangunan Jaya Jika Ingin Berlanjut Harus Mengadopsi Lima Kunci
-
Tampil Solid di Kuartal III, Fundamental BNI Kuat Topang Rebound Saham Himbara
-
NHI Family Funwalk Terbuka untuk Umum dan Gratis
-
Jangan Asal Pilih, Kenali Rekomendasi Kulkas yang Tahan Lama dan Hemat Listrik
-
BMKG Ingatkan Masyarakat untuk Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem, Hujan, hingga Rob pada Rabu
-
Kemenbud Targetkan 7.000 Cagar Budaya Nasional Hingga Akhir 2026
-
Sapu Bersih Parkir Liar CNI Kembangan, 179 Motor Kena Operasi Cabut Pentil
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.