Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Riset: Bali Destinasi Utama Rumah Liburan Wisatawan Asia Pasifik

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 18:09 WIB | Oleh:
Riset: Bali Destinasi Utama Rumah Liburan Wisatawan Asia Pasifik Doc: ANTARA/Ade Irma Junida
Ket. Seorang wisatawan tengah memandangi landskap matahari terbenam dari salah satu villa privat di kawasan Kuta, Badung, Bali, Selasa (23/9).

BALI - Platform reservasi hotel dan akomodasi global, Booking.com, menyatakan Bali menjadi salah satu destinasi utama rumah liburan (holiday homes) bagi para wisatawan Asia Pasifik, khususnya untuk pengalaman berwisata berbasis kuliner.

Laporan terbaru Booking.com bertajuk “Taste of Home Asia Pacific”, menunjukkan wisatawan di kawasan Asia Pasifik kini semakin banyak memilih rumah liburan yang menawarkan keleluasaan untuk bersantap, menyuguhkan, dan/atau memasak di ruang-ruang atau destinasi yang autentik dan unik.

"Kami melihat ada banyak pencarian di seluruh kawasan. Bali menjadi satu destinasi kunci yang dicari, tapi hampir semua negara saat ini masuk dalam banyak pencarian tipe akomodasi seperti ini,” kata Managing Director Booking.com Asia Pasifik Laura Houldsworth di Bali, Rabu (24/9).

Laura mengatakan pihaknya kini terus kebanjiran suplai hunian rumah liburan dari berbagai negara, dengan banyak tipe berbeda, termasuk rumah di tepi pantai, rumah-rumah tradisional seperti ryokan di Jepang dan hanok di Korea Selatan hingga pondok-pondok kayu di Vietnam dan Thailand.

Ada pula villa privat, kabin di gunung dan tepi danau, hingga kamping mewah. Semua lokasi, lanjutnya, memberikan pengalaman kuliner, baik dapur pribadi atau destinasi kuliner.

Laura juga menyebut momen kuliner ini bukan lagi sekadar waktu makan, melainkan kesempatan untuk terhubung, merasakan budaya, dan menciptakan kenangan bermakna hingga mengubah makanan menjadi pintu gerbang budaya, bukan sekadar titik fokus dalam perjalanan.

Riset ini juga menunjukkan bagaimana pengalaman berwisata berbasis kuliner secara mendalam memengaruhi keputusan perjalanan.

“Saat ini, wisatawan mencari pengalaman yang lebih personal dan bermakna. Oleh karena itu, rumah liburan muncul sebagai bagian penting dari tren yang terus berkembang,” imbuh Laura.

Riset yang didasarkan oleh survei terhadap lebih dari 8.000 wisatawan di Asia Pasifik, meliputi Australia, Selandia Baru, Indonesia, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, dan Vietnam, ini dilakukan secara daring pada 25–28 Juli 2025.

Responden merupakan mereka yang pernah memesan atau menginap di rumah liburan/sewa jangka pendek, baik domestik maupun internasional dan kuesioner disusun oleh YouGov bersama Red Havas dan Booking.com.

Riset tersebut diharapkan tidak hanya memberikan wawasan soal apa yang dicari wisatawan dan tren yang sedang berlangsung, melainkan juga diharapkan dapat mendukung peran akomodasi alternatif guna mendukung pariwisata lokal.

“Temuan ini juga memberdayakan pemilik properti untuk lebih memahami preferensi wisatawan dan merencanakan kebutuhan tamu mereka, yang pada akhirnya ikut mendukung ekonomi setempat,” kata Laura. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.