Pemprov DKI Didorong Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta

Rabu, 24 Sep 2025, 18:15 WIB

JAKARTA - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta menyampaikan posisi Jakarta dalam Global City Index (GCI) A.T Kearney berada di peringkat 74 dari 156 kota saat ini. Peringkat ini menunjukkan bahwa Jakarta memiliki banyak kekuatan, namun juga memiliki area yang harus diperbaiki.

Salah satu tantangan terbesar adalah pada dimensi Cultural Experience yang mencakup sektor pariwisata.

Ket. Foto: Reza Pratama Putra — Sumber: Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Ja

Kepala Dinas Parekraf DKI Jakarta, Andhika Permata, mengatakan, pariwisata Jakarta dengan segala potensi besarnya masih perlu ditingkatkan agar sejajar dengan kota-kota global lainnya. Ia pun optimistis, bahwa hal tersebut bisa dicapai.

“Kita memiliki modal yang kuat, kekayaan budaya, keunikan destinasi urban, dan yang terpenting, semangat serta kreativitas generasi muda kita,” ujar dia, Rabu (24/9).

Ia menyampaikan, sebagai game changer, Pemprov DKI Jakarta merumuskan strategi besar pariwisata dengan menjadikan akselerasi Jakarta sebagai hub pariwisata dan ekonomi kreatif di tingkat nasional dan internasional.

Menurut dia, pengoptimalan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif akan mentransformasi Jakarta sebagai pintu gerbang masyarakat global ke Indonesia serta menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Ia memaparkan, terdapat tiga arah kebijakan transformasi prioritas untuk mewujudkan hal tersebut. Pertama, pengembangan destinasi wisata unggulan baru seperti wisata urban, wisata heritage, dan wisata pesisir serta kepulauan.

Kedua, pengembangan industri Meeting, Incentive, Convention, Exhibition (MICE) yang dilengkapi dengan ragam infrastruktur bertaraf internasional. Ketiga, penciptaan creative hub sebagai ruang ekosistem pengembangan ekonomi kreatif Jakarta.

“Pengembangan wisata urban Jakarta dinilai penting sesuai dengan karakter kota. Pada tahun 2022 telah diterbitkan Keputusan Gubernur tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Urban yang mendorong optimalisasi kegiatan pariwisata berbasis perkotaan,” kata dia.

Andhika menjelaskan, konsep pengembangan kawasan ini dibuat dengan prinsip placemaking yaitu mengisi kawasan dengan berbagai aktivitas sehingga menciptakan ruang yang berkualitas. Beberapa kawasan prioritas antara lain Kota Tua–Glodok, Merdeka, Cikini–Raden Saleh, Pasar Baru, Blok M–Senopati–Kebayoran Baru, serta kawasan kreatif adaptif seperti M-Bloc dan Pos Bloc.

Ia mengatakan, Data Mobile Positioning Data (MPD) Disarekraf tahun 2024 menunjukkan pergerakan wisatawan di Jakarta cukup tinggi. Jakarta Selatan mencatat lebih dari 25 juta perjalanan, Jakarta Pusat 17 juta, Jakarta Timur 14 juta, serta Jakarta Utara dan Barat masing-masing 13 juta perjalanan. Sementara itu, Kepulauan Seribu mencatat 182 ribu lebih perjalanan.

“Namun, data tersebut belum berbanding lurus dengan lama tinggal wisatawan yang masih rendah. BPS 2024 mencatat rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara hanya 2 hari dan wisatawan nusantara hanya 1,53 hari. Hal tersebut menjadi tantangan besar untuk kita semua,” ucap dia.

Selain itu, industri MICE Jakarta memiliki potensi besar. Dengan 32 jadwal penerbangan internasional di Soekarno Hatta, 85 pusat perbelanjaan, ruang konvensi lebih dari 5.000 meter persegi, 6.493 restoran, serta 448 hotel berbintang dengan lebih dari 50 ribu kamar, Jakarta diyakini mampu menjadi bagian penting peningkatan ekonomi sektor pariwisata.

Data Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI) mencatat pada tahun 2024 ada 139 pameran yang digelar di Jakarta, dan hingga 2025 jumlahnya meningkat menjadi 149 event dengan potensi transaksi lebih dari Rp100 triliun per tahun. Tidak hanya MICE, Jakarta juga memiliki potensi special event seperti musik dan olahraga yang semakin menarik wisatawan internasional.

Andhika menambahkan, semangat berkolaborasi perlu didorong dan ditingkatkan untuk menjadikan Jakarta bukan hanya sekadar ibu kota, tetapi sebuah kota global yang membanggakan, sehingga setiap warganya merasakan kemajuan, keadilan, kompetisi yang sehat, dan keberlanjutan.

“Sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sangat penting agar Jakarta bisa benar-benar tampil sebagai pusat pariwisata dan ekonomi kreatif berkelas dunia. Tentu dibutuhkan strategi yang tepat untuk mendapatkan dampak yang kita inginkan,” pungkas dia. ils/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.