Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Orang Utan Taman Nasional Kutai Jadi Daya Tarik Peneliti Internasional

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Orang Utan Taman Nasional Kutai Jadi Daya Tarik Peneliti Internasional Doc: Antara
Ket. Orang utan di Taman Nasional Kutai.

Samarinda - Kawasan Prevab Mentoko di Taman Nasional Kutai (TNK) Kalimantan Timur menjadi destinasi utama yang diminati para peneliti mancanegara untuk mengamati kehidupan orang utan liar di habitat aslinya.

“Di kawasan itu bisa melihat orang utan liar dengan mudah kita bisa temui dan itu banyak juga turis dari mancanegara yang sering datang di prevab,” kata Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I Sangatta Budi Isnaini di Sangatta, Rabu (24/9).

Menurut dia, popularitas Prevab Mentoko di kalangan peneliti dan wisatawan asing tersebut turut didorong oleh ulasan positif serta rekomendasi dalam buku panduan wisata internasional ternama, Lonely Planet.

Ia menjelaskan bahwa orang utan yang mendiami kawasan konservasi TNK merupakan subspesies endemik yang unik, yakni Pongo pygmaeus morio, yang memiliki karakteristik tersendiri.

Budi memaparkan adanya perbedaan signifikan antara orang utan Kalimantan dengan kerabatnya di Sumatera, baik dari segi fisik maupun perilaku.

Orang utan Kalimantan, lanjutnya, cenderung memiliki warna bulu lebih gelap dan lebih sering beraktivitas di lantai hutan karena minimnya predator alami seperti harimau yang ada di Sumatera.

Tingkat kecerdasan primata ini juga disorot karena sangat tinggi, dengan perbedaan genetik yang sangat tipis jika dibandingkan dengan manusia.

Menanggapi isu interaksi satwa dengan masyarakat, ia menyebut perilaku orang utan yang terkadang memasuki kebun dan memakan tanaman warga merupakan sebuah insting alami untuk bertahan hidup.

Satwa dilindungi tersebut memakan buah atau umbut tanaman seperti kelapa sawit dan kelapa karena sumber makanan itu menyerupai pakan yang ada di habitat aslinya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.