Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

277 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Langkat Sudah Berbadan Hukum

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 06:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
277 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Langkat Sudah Berbadan Hukum Doc: ANTARA
Ket. Pertemuan Bupati Langkat Syah Afandin (kanan) dengan Menteri Kordinator Pangan Zulkifli Hasan membicarakan Koperasi Merah Putih, di Medan, Sumut, beberapa waktu lalu.

LANGKAT – Sebanyak 277 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang terdiri dari 240 koperasi desa dan 37 koperasi kelurahan sudah berbadan hukum.

Kepala Dinas Koperasi KabupatenLangkat, Syahrizal, di Stabat, Selasa (22/9), mengatakan pihaknya terus berupaya agar koperasi merah putuh desa dan kelurahan yang ada di Langkat benar-benar berjalan dengan baik.

Termasuk dengan melakukan verifikasi badan hukum Koperasi Merah Putih yang semuanya dilaksanakan sesuai dengan Juklak Menteri Koperasi Nomor 1 Tahun 2025, walaupun demikian ada beberapa koperasi yang masih membutuhkan revisi.

Selain itu Pemkab Langkat, telah mengadakan bimbingan teknis dalam rangka penguatan pengelolaan koperasi merah putih, sekaligus pembuatan proposal bisnis koperasi desa dan kelurahan, dengan mendatangkan berbagai narasumber.

Bimbingan teknis tersebut dilakukan selama dua hari untuk pengurus koperasi yang ada, sehingga diharapkan mampu menjalankan berbagai program koperasi.

Selain itu dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap koperasi desa dan kelurahan merah putih, yang sudah bergerak tanpa pinjaman.

"Sebagai contoh ada beberapa koperasi yang sudah menjalankan aktivitasnya dengan menjual beras SPHP, menjalankan kios obat, gudang pupuk, penjualan sembako, gerai BRI Link, gerai tabung gas, pupuk bersubsidi," katanya.

Sebelumnya Bupati Langkat, Syah Afandin menyatakan komitmen dan kesiapan penuh Pemkab Langkat dalam mendukung program nasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, sebagai ujung tombak penguatan ekonomi dan ketahanan pangan berbasis desa.

Ia menilai keberadaan koperasi desa akan menjadi penggerak utama dalam menciptakan ekonomi lokal yang kuat dan inklusif.

"Koperasi adalah jantung ekonomi kerakyatan. Kita siap menyukseskan program ini dengan mendukung penuh pembinaan dan pengembangan koperasi di tingkat desa dan kelurahan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Transjakarta Larang Aktivit...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.