Berpotensi Melemah Lanjutan, 23 September 2025
Selasa, 23 Sep 2025, 11:45 WIBJAKARTA â Rupiah diperkirakan masih melanjutkan pelemahannya hari ini (23/9) seiring penguatan dollar AS di pasar global setelah sinyal kebijakan moneter dari bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed. Tekanan ini diÂperparah oleh ketidakpastian eksternal dan melemahnya sentimen risiko investor di pasar negara berkembang.Â
Ekonom Bank Danamon Indonesia Hosianna Evalita Situmorang melihat pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sejumlah faktor meliputi hasil lelang Surat Berharga NeÂgara (SBN), intervensi Bank Indonesia (BI) di pasar valuta asing, serta arah dollar secara global yang masih dominan setelah sinyal The Fed.
Karenanya, Hosianna memproyeksikan kurs rupiah terÂhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarÂbank, Selasa (23/9), bergerak di kisaran 16.500â16.700 ruÂpiah per dollar AS dengan kecenderungan melemah.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Senin (22/9) sore, melemah seÂbesar 10 poin atau 0,06 persen dari akhir pekan lalu menÂjadi 16.611 rupiah per dollar AS.
Analis mata uang sekaligus Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuabi mengatakan pelemahan niÂlai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi eskalasi geopolitik di Eropa dan Timur Tengah.
âKita melihat bahwa geopolitik di Timur Tengah (dan) di Eropa terus menjadi-jadi, di mana Rusia terus melakuÂkan penyerangan terhadap wilayah Ukraina secara sporaÂdis,â katanya dikonfirmasi melalui rekaman suara di JakarÂta, Senin (22/9).
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Cegah Pelarian Modal, BI Diperkirakan Menaikkan Bunga Acuan di Semester I-2026
-
Toleransi Antarumat Beragama Kediri Diperkuat lewat Edukasi
-
Psikolog: Korban Kecelakaan KA Berisiko Alami Gangguan PTSD, Trauma Healing Penting!
-
BI Ungkap Kinerja QRIS Global di Bali, Nilainya Cukup Fantastis
-
Perkuat Energi Hijau untuk Tarik Investasi Global
-
Pelemahan Rupiah Uji Ketahanan Likuiditas Perbankan Syariah
-
Prabowo Targetkan RUU Ketenagakerjaan Selesai 2026, DPR Libatkan Serikat Buruh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.