Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenparekraf Perkuat Gastronomi Lokal sebagai Unggulan Lewat Program WIG

📅 Senin, 22 Sep 2025, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenparekraf Perkuat Gastronomi Lokal sebagai Unggulan Lewat Program WIG Doc: Antara
Ket. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (ketiga dari kanan) bersama dengan pihak-pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program Wonderful Indonesia Gourmet dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/9).

Jakarta - Kementerian Pariwisata berupaya memperkuat pertumbuhan industri gastronomi di Indonesia lewat program flagship bersama Indonesia Gastronomy Network meluncurkan "Wonderful Indonesia Gourmet (WIG).

“Sebagai bagian dari Program Pariwisata Naik Kelas, Kementerian Pariwisata berkomitmen mendorong peningkatan kualitas berwisata di Indonesia, salah satunya gastronomi,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/9).

Widiyanti menyampaikan kekayaan kuliner di Indonesia tidak berbicara sebatas rasa, melainkan jalinan ekosistem yang melibatkan petani, peternak, nelayan, produsen, juru masak, pelaku usaha, penikmat makanan, dan masyarakat luas.

Konsepsi from farm to table dalam gastronomi berperan penting dalam menggerakkan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan menghadirkan pariwisata berbasis komunitas. Sinergi keduanya menjadikan pengalaman wisata yang lebih autentik dan bernilai tambah.

Menurutnya kuliner yang menjadi aset berharga bangsa dapat menjadi daya tarik untuk meningkatkan kunjungan wisatawan terhadap pengalaman gastronomi dan pertumbuhan pariwisata Indonesia ke depan.

Di sisi lain, kuliner Indonesia dalam beberapa waktu terakhir semakin dikenal dan dikagumi masyarakat internasional.

Ia menyampaikan data dari TasteAtlas menempatkan kuliner Indonesia di peringkat ke-7 dunia dan pertama di Asia Tenggara. Enam kota di Indonesia bahkan tercatat masuk dalam daftar 100 Best Food Cities.

Berdasarkan data pencarian Agoda periode Juni-Juli 2025, Indonesia turut masuk dalam lima besar destinasi yang paling banyak dicari untuk aktivitas makan dan minum, bersama Jepang, Thailand, Vietnam, dan Malaysia.

Lebih lanjut, Menteri Widiyanti menyampaikan program WIG 2025 akan menghadirkan sejumlah kegiatan. Diawali dengan peluncuran buku “Indonesia Gourmet Guide” yang berkolaborasi bersama Priceless pada 25 September 2025 di Kempinski, Jakarta.

Buku ini akan menjadi panduan istimewa bagi wisatawan dalam menjelajahi kekayaan kuliner Indonesia, serta menghadirkan pengalaman cita rasa yang berkesan. Di tahap awal, terdapat 120 restoran yang telah terkurasi yang tersebar di dua kota Jakarta dan Bali.

Diluncurkannya Gourmet Guide juga menjadi komitmen Kementerian Pariwisata dalam mendukung upaya menyediakan ragam informasi destinasi makan-makan berkualitas untuk wisatawan, serta di satu sisi mempromosikan Indonesia sebagai destinasi makan-makan kelas dunia.

Rangkaian kegiatan yang diikuti belasan KOL serta media dari sejumlah negara pasar andalan pariwisata Indonesia berlanjut ke Bali dengan penyelenggaraan "WIG Talk" pada 30 September 2025 di The Meru-Bali Beach Garden.

"WIG Talk" akan mengangkat lima topik seputar gastronomi dan industri F&B dengan menghadirkan sejumlah panelis terkemuka di bidangnya untuk berbagi wawasan dan memberikan edukasi.

Selain itu akan ada "Artisan Food Market" yang terbuka untuk umum. Selama dua hari hingga 1 Oktober 2025, pengunjung dapat menikmati sajian dari lima restoran ikonik asal Bali serta 15 produk kuliner lokal artisanal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.