Ayam Pelung Adalah Khas Cianjur, Harus Dilestarikan. Jadikan Kontes untuk Menarik Pengunjung

Senin, 22 Sep 2025, 00:56 WIB

CIANJUR – Ayam peluang milik khas asli Cianjut. Kekayaan ini harus dilestarikan. Maka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, menjadikan kontes ayam pelung sebagai agenda tahunan. Ini untuk meningkatkan angka kunjungan wisatawan dan sebagai upaya mempertegas keberadaan unggas sebagai ras ayam lokal unggul dari Cianjur.

Bupati Kabupaten Cianjur Mohamad Wahyu Ferdian di Cianjur Minggu, mengatakan untuk menarik minat pencinta dan penghobi ayam pelung yang sudah banyak dibudidayakan di luar Cianjur, pihaknya menggelar kontes ayam pelung dengan tema Suara Alam Cup ke-20, sebagai cara mempertegas Cianjur sebagai daerah asal pelung.

Ket. Foto: ayam pelung — Sumber: ist

"Kontes ayam pelung tahun ini sangat istimewa karena untuk pertama kali digelar di Pendopo Kabupaten Cianjur, ayam pelung sebagai ras ayam lokal dari Cianjur dapat menjadi kebanggaan di dalam hingga luar negeri karena sudah banyak diternak-kan di luar Cianjur," katanya.

Ayam pelung memiliki nilai ekonomi tinggi karena harga jual-nya bisa mencapai puluhan juta rupiah terutama ayam jantan yang memiliki bobot sesuai dengan suara kokok yang panjang dan memiliki lagu, sehingga diminati berbagai kalangan dari dalam hingga luar negeri salah satunya Jepang.

“Tingginya harga dan minat berbagai kalangan untuk memelihara ayam pelung memberikan semangat bagi peternak di beberapa kecamatan di Kabupaten Cianjur seperti Warungkondang, Gekbrong dan Cugenang, untuk terus mengembang biakan ayam pelung” katanya.

Pihaknya berharap dengan digelar-nya kontes ayam pelung secara rutin dapat meningkatkan perekonomian terutama bagi peternak di Cianjur, termasuk angka kunjungan wisatawan untuk datang dan menikmati suara khas ayam pelung.

Kepala Dinas Peternakan Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur Iwan Setiawan, mengatakan kontes yang digelar rutin setiap tahun dapat mendorong harga jual menjadi lebih mahal serta Kabupaten Cianjur lebih dikenal sebagai daerah asal ayam pelung.

"Saat ini ayam pelung banyak dikembangkan di Garut, Bandung, hingga Jepang, sehingga dengan digelar-nya kontes setiap tahun mempertegas ras ayam lokal asli Cianjur harus dilestarikan, dimana pemerintah hadir untuk memastikan ayam pelung tetap menjadi kebanggaan Cianjur,” katanya.

Bahkan untuk mempertegas ayam pelung sebagai ras lokal asli Cianjur, pihaknya memberi berbagai program dan bantuan untuk kelompok peternak ayam pelung di sejumlah kecamatan serta mengikuti berbagai pameran dan lomba tingkat Jabar dan nasional.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Gempa M 5,9 Guncang Jepang Dekat Tokyo: 37 Orang Terluka, Kereta Sempat Lumpuh!

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.