Jalan Barampek, Simbol Gotong Royong Warga Padang Lestarikan Kota Tua
Minggu, 21 Sep 2025, 20:30 WIBWali Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) Fadly Amran mengatakan Kota Tua Festival yang diselenggarakan 19 hingga 27 September oleh Himpunan Tjinta Teman (HTT) Pusat Padang merupakan upaya menjaga kelestarian budaya yang ada di kota itu.  Â
"Kota Tua Festival menjadi ruang kebersamaan sekaligus upaya kita bersama mengenalkan potensi Padang ke masyarakat luas," kata Wali Kota Padang Fadly Amran di Padang, Minggu.
Festival yang berlangsung pada 19-27 September 2025 ini mengusung tema "Urang Padang Jalan Barampek" sebagai wujud kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat dalam melestarikan nilai budaya, serta sejarah Kota Tua Padang.
Eks Wali Kota Padang Panjang itu mengatakan festival yang sarat nilai budaya tersebut tidak hanya memperkuat ikatan sosial sesama warga, tetapi juga mendukung sektor pariwisata dan perekonomian Kota Padang.
"Pemerintah Kota Padang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada HTT yang terus menjaga tradisi serta menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat," kata Fadly.
Ia menambahkan festival tersebut juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kota Padang yakni Jelajah Padang. Program ini bertujuan mengenalkan lebih luas potensi wisata, sejarah dan keberagaman budaya yang ada di Kota Padang.
"Kota Tua Festival ini menunjukkan kepada masyarakat luas bahwa Padang adalah kota multietnis. Meski berbeda suku, agama dan budaya kita tetap menjaga kekompakan dan persatuan," tambah dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar, Lila Yanwar mengatakan Kota Tua Festival menjadi salah satu cara efektif untuk mempromosikan Ranah Minang sebagai destinasi wisata berkelas dunia.
"Ini sejalan dengan slogan Taste of Padang. Kita siap menghadirkan pengalaman dan pelayanan terbaik bagi wisatawan dalam menikmati kekayaan alam, budaya dan kuliner di Sumbar," ujarnya.
Anggota DPRD Sumbar sekaligus perwakilan HTT Pusat, Albert Hendra Lukman mengatakan penyelenggaraan Kota Tua Festival bertujuan untuk memperkuat identitas Padang sebagai kota sejarah, kota budaya, sekaligus destinasi wisata unggulan di provinsi itu.
Selama penyelenggaraan HTT menampilkan ragam pertunjukan seni dan budaya dari etnis Tionghoa, India, Nias dan Minangkabau. Selain itu, UMKM lokal juga turut mengambil peran, sajian kuliner khas, aneka permainan tradisional, ajang Kota Tua Got Talent hingga kegiatan sosial berupa donor darah.
- Seni Budaya Minangkabau
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Satlap Tri Cakti dan Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan Bijih Timah Ilegal Senilai Rp1,8 Miliar.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.