Ciamis Siaga! BPBD Peringatkan Ancaman Banjir, Longsor, hingga Angin Puting Beliung

Minggu, 21 Sep 2025, 20:28 WIB

CIAMIS - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, memetakan wilayah rawan bencana hidrometeorologi untuk mengantisipasi banjir, longsor, hingga angin kencang saat musim hujan yang diprediksi datang lebih awal.

"Memetakan daerah, khususnya daerah-daerah yang rawan, dan berpotensi bencana, dan siapkan rencana evakuasi jika terjadi keadaan darurat di lingkungan masing-masing," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani saat dihubungi melalui telepon seluler di Ciamis, Minggu.

Ket. Foto: Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani saat mengecek daerah terdampak bencana alam di Ciamis. — Sumber: ANTARA/HO-BPBD Ciamis

Ia menuturkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ciamis selama ini terus berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait memprediksi musim hujan saat ini yang akan datang lebih awal dari kondisi normal.

Berdasarkan pemantauan iklim terkini, kata dia, musim hujan diprediksi berlangsung dari Agustus 2025 sampai April 2026, khususnya sebagian Pulau Jawa sudah memasuki musim hujan pada September 2025.

"Dengan prediksi puncaknya pada Januari-Februari 2026," katanya.

Ia menyampaikan hasil koordinasi terkait kondisi cuaca itu maka pihaknya melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengurangi risiko apabila terjadi bencana alam hidrometeorologi seperti banjir, longsor, tanah bergerak, cuaca ekstrem, dan angin kencang.

Hasil pemetaan, kata dia, seluruh kecamatan di Ciamis memiliki potensi terjadinya bencana alam, sehingga harus menjadi perhatian pemerintah daerah, khususnya masyarakat yang tinggal di daerah rawan bencana alam.

"Potensi bencana di musim hujan di wilayah Kabupaten Ciamis adalah cuaca ekstrem, angin kencang, angin puting beliung, banjir, dan tanah longsor," katanya.

Ia menambahkan antisipasi lainnya selain melakukan pemetaan daerah rawan, juga melakukan pembersihan saluran air, pengecekan infrastruktur, pembersihan sampah, dan memangkas dahan atau ranting pohon yang mengancam pemukiman maupun keselamatan masyarakat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah Ciamis, lanjut dia, juga menyiapkan peralatan kedaruratan, obat-obatan, dan juga menyiapkan Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi berikut personel siap siaga setiap hari siang dan malam.

"BPBD Ciamis juga akan menyiagakan Posko Siaga Darurat Bencana Hidrometeorologi basah dengan menyiapkan petugas piket 7x24 jam, peralatan dan logistik dan berkoordinasi dengan dinas atau instansi terkait," katanya.

  • banjir
  • bpbd
  • longsor
  • ciamis
  • ancaman bencana

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Kabut Asap Karhutla Makin Pekat, Warga Kompleks Aeropolis Banjarbaru Mulai Mengungsi

Bayern Muenchen Buktikan Kelasnya, Juara Piala Super Jerman!

Gempa Cukup Kuat M 5,4 Guncang Sulteng, Perairan Pulau Puh Jadi Titik Episentrum

Situasi Makin Genting! Kapolda Kalsel Pimpin Pemadaman Karhutla Dekat Bandara

Jakarta Perangi Tawuran! Pemprov DKI Pastikan Penanganan Dilakukan Berkelanjutan

Mengejutkan di Liga Inggris! Manchester United Dipermalukan Tim Promosi Hull City dengan Skor 0-2

KAI Palembang Tambah Kereta Eksekutif Saat Libur Maulid Nabi, Cek Jadwalnya!

Luar Biasa Indonesia Borong Medali! Tampil Gemilang di Kejuaraan Open Water Swimming Asia Tenggara

Wow Canggih Terobosan BRIN Ini! Inovasi Kayu Transparan dengan Memanfaatkan Bahan Organik

Melon Jadi Harapan Baru! Kelompok Tani di Kulon Progo Genjot Ketahanan Pangan

AS Kenakan Tarif 50 Persen untuk Barang Kanada Senilai US$20 Miliar, Ottawa Siapkan Balasan

Gubernur Pramono Tegas! Efisiensi Bukan Alasan untuk Mengorbankan Layanan Dasar Warga Jakarta

Pasukan Tambahan Berdatangan! Tiga Batalyon dari Jawa Bantu Atasi Karhutla Kalimantan

Mengkhawatirkan! 9 Kali Meletus dalam Sehari, Gunung Anak Krakatau Jadi Sorotan

Koperasi Tak Boleh Kuno Lagi! Menkop Ferry Dorong Digitalisasi hingga Ekspansi Bisnis

Dugaan Jual Beli Kursi Jalur Mandiri Unsoed Terjadi di Masa Rektor Akhmad Sodiq.

Gempa NTT, Pelni Cabang Ambon Siapkan Layanan Pengiriman Bantuan Kemanusiaan.

Relawan Medis UMI Makassar Tembus Pegunungan Manggarai, Bantu Warga Terdampak Bencana.

Baznas Salurkan 1.000 Mushaf Al Quran kepada Masyarakat Kampung Baduy.

Hujan Kalsel Diprakirakan Meningkat Oktober, BMKG Sebut Bisa Bantu Atasi Karhutla.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.