- Home
-
- Luar Negeri
-
- Sekjen PBB Desak Pemimpin ...
Sekjen PBB Desak Pemimpin Dunia Fokus Mencari Solusi Krisis
Kamis, 18 Sep 2025, 01:00 WIBNEW YORK CITY - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Selasa (16/9), mendesak para pemimpin dunia untuk âbersikap serius dan memberikan hasilâ saat Sidang Majelis Umum PBB atau United Nation General Assembly (UNGA) ke-80 yang akan berlangsung di New York mulai pekan depan.
Dalam konferensi pers di markas besar PBB menjelang pertemuan tingkat tinggi itu, Guterres menyoroti berbagai krisis global, mulai dari meningkatnya perpecahan geopolitik, konflik bersenjata yang terus berkecamuk, hingga perubahan iklim.
âKita berkumpul di tengah situasi yang bergolak, bahkan belum pernah kita alami sebelumnya,â ujarnya sambil memperingatkan bahwa kerja sama internasional kini berada di bawah tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Guterres menekankan bahwa pekan tersebut menjadi kesempatan penting untuk âdialog dan mediasi,â dengan hampir 150 kepala negara dan pemerintahan yang diperkirakan akan hadir.
âPekan PBB menawarkan setiap peluang untuk dialog dan mediasi. Setiap kesempatan untuk menemukan solusi,â katanya.
Ia menyoroti sejumlah prioritas utama UNGA, termasuk perdamaian di Jalur Gaza, Ukraina, dan Sudan, upaya menuju perdamaian yang adil dan berkelanjutan di Timur Tengah, aksi iklim serta inovasi teknologi yang bertanggung jawab.
âKami meluncurkan Dialog Global tentang tata kelola kecerdasan buatan (AI) untuk menempatkan kemanusiaan di pusat perubahan teknologi dengan melibatkan semua negara,â kata Guterres.
Ia juga menekankan pentingnya hak-hak perempuan, pembiayaan pembangunan berkelanjutan, dan penguatan peran PBB.
âZaman kita menuntut lebih dari sekadar sikap dan janji. Zaman ini menuntut para pemimpin membuat kemajuan nyata dan menepati komitmen,â tegasnya.
Guterres menambahkan bahwa ia akan menggelar lebih dari 150 pertemuan bilateral pekan depan untuk mendorong para pemimpin menjembatani perbedaan dan mengurangi risiko global.
âMasyarakat menuntut jawaban dan tindakan. Tindakan yang sepadan dengan besarnya tantangan yang dihadapi dunia,â ujarnya.
Sidang Majelis Umum PBB ke-80 digelar dengan mengusung tema âLebih baik bersama: 80 tahun dan seterusnya untuk perdamaian, pembangunan, dan hak asasi manusia,â di tengah ketegangan global dan meningkatnya seruan untuk solusi multilateral yang mendesak.
- Stabilitas Global
Redaktur: Andreas Tanjung
Penulis: Antara, Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
PMI Tembus 53,3! Industri Manufaktur Indonesia Melaju di Zona Ekspansi
-
Pakar UGM Jelaskan Akar Masalah Banjir Bandang Sumatera: Dari Lereng Curam, Krisis Hutan, hingga Anomali Siklon
-
Bersama Danantara, Pertamina Gerak Cepat Pasok Energi dan Bantuan Kemanusiaan ke Aceh Tamiang
-
Pemkot Manado Beri Perlindungan Jaminan Ketenagakerjaan ke Pengurus dan Pengawas Koperasi Merah Putih
-
PMI Jakbar Beri Pelayanan Kesehatan Pasca Banjir di Kembangan Utara
-
Gabung ke BoP, RI Bisa Berperan Lebih Aktif Menjaga Perdamaian Dunia
-
Bantuan Logistik Darurat Dilepas untuk Membantu Korban Bencana Alam di Sumatera
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.