Pemkab Agam Bersihkan Longsor di Ngarai Sianok, Sungai Tertimbun Material Tanah
Kamis, 18 Sep 2025, 20:20 WIBPemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengerahkan tim gabungan untuk membersihkan material tanah longsor yang menimbun aliran Sungai Ngarai Sianok di Jorong Pahambek, Nagari (Desa)Â Koto Panjang, Kecamatan Ampek Koto, Kamis.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Kamis, mengatakan tim gabungan itu berasal dari BPBD Agam, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam, TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Orari Lokal Bukittinggi, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Balingka, KSB Koto Tuo, dan masyarakat.
"Ada sekitar 30 orang terlibat dalam pembersihan material longsor yang menimbun aliran sungai," katanya.
Ia mengatakan pembersihan material longsor itu dilakukan dengan gotong royong menggunakan mesin pemotong kayu 10 unit, mesin portabel dua unit, cangkul, dan lainnya.
Setelah dilakukan pembersihan material longsor, aliran Sungai Ngarai Sianok kembali lancar dan genangan air sudah menyusut.
"Pembersihan material longsor itu membutuhkan waktu beberapa jam. Kini aliran sungai kembali lancar," katanya.
Ia menambahkan, sebelumnya masyarakat menemukan kondisi aliran sungai tertimbun material longsor.
Tebing longsor yang membawa pohon, tanah, dan batu menutupi aliran Sungai Ngarai Sianok menuju Sitingkai dan Palembayan, sehingga air sungai menggenang dengan kedalaman sekitar delapan meter dan panjang sekitar 250 meter.
Dengan kondisi itu, warga mengabadikan menggunakan telepon genggam dan melaporkan ke pemerintah kecamatan setempat.
Selanjutnya pemerintah kecamatan melaporkan kejadian itu ke BPBD Agam.
"Mendapatkan laporan itu, kami turun ke lokasi untuk membersihkan material longsor agar tidak berdampak terhadap lingkungan sekitar".
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.