Perangi TBC, Pemkab Kepulauan Seribu Ajak Warga Berpartisipasi Aktif

Kamis, 18 Sep 2025, 17:25 WIB

Jakarta, 18/9 (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu meminta warga setempat untuk terlibat aktif dalam mencegah penyebaran tuberkulosis (TBC) pada daerah kepulauan di Provinsi DKI Jakarta tersebut.

“Inti dari pencegahan adalah menjaga kebersihan. Ini yang coba kami tekankan agar masyarakat dapat menjaga kesehatan yang dimulai dengan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan usai Gebyar TBC dan Skrining TBC di RPTRA Nyiur Melambai Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Jakarta, Kamis (18/9).

Ket. Foto: Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar Gebyar TBC dan Skrining TBC di RPTRA Nyiur Melambai Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Kamis (18/9). — Sumber: Antara

Ia meminta jika ada yang terjangkit penyakit tuberkulosis maka jangan membuang dahak sembarangan dan jangan berbagi gelas atau sendok dengan penderita TBC.

“Pastikan rumah memiliki pencahayaan serta sanitasi yang baik,” katanya. 

Ia menambahkan, walaupun Pulau Kelapa relatif aman karena tidak terdengar keluhan batuk berkepanjangan, kewaspadaan tetap harus dijaga.

“Rumah kecil tidak masalah, yang penting bersih dan sehat. Kalau kita bisa menjaga kebersihan lingkungan, insyaallah Pulau Kelapa bisa terbebas dari TBC,” katanya.

Ia menambahkan Pemkab Kepulauan Seribu menggelar kegiatan Gebyar TBC dan Skrining TBC di RPTRA Nyiur Melambai Pulau Kelapa.

Menurut dia, itu merupakan upaya deteksi dini TBC sekaligus mengurangi stigma negatif di masyarakat, yang diselenggarakan Kabupaten Kepulauan Seribu melalui Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu dan Puskesmas Pulau Kelapa, dengan menggunakan alat Portable X-Ray.

“Kegiatan ini juga bentuk sosialisasi pentingnya PHBS dalam mencegah penularan,” kata dia.

Bisa sembuh

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Kepulauan Seribu, Murniasi Hutapea mengatakan, TBC merupakan penyakit yang dapat disembuhkan, meski membutuhkan pengobatan jangka panjang.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri, jika sakit, ini dapat disembuhkan dengan pengobatan intensif,” katanya. 

Sebelumnya, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Kabupaten Kepulauan Seribu menangani 45 kasus tuberkulosis (TBC) yang terjadi di daerah setempat.

“Hingga September ini ada 45 kasus TBC yang kami tangani dan 32 kasus berasal dari Kecamatan Kepulauan Seribu Utara,” katanya.

Ia menambahkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan dari 30 ribu penduduk Kepulauan Seribu diperkirakan ada 114 orang penderita TBC.

“Namun yang kami temukan masih 45 kasus hingga saat ini,” katanya.

  • Warga Kepulauan Seribu

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.