Wamentrans: Pengiriman Transmigran Tergantung Permintaan Daerah

Rabu, 17 Sep 2025, 12:33 WIB

MANOKWARI – Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) RI Viva Yoga Mauladi menegaskan pelaksanaan program pengiriman warga calon transmigran bergantung pada permintaan yang diajukan oleh pemerintah daerah.

Orientasi kementerian, kata dia, bukan memindahkan warga dari kawasan padat penduduk ke wilayah yang sepi, tetapi fokus peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pengelolaan sumber daya alam berkelanjutan.

Ket. Foto: Wamen Transmigrasi Viva Yoga Mauladi (kiri) disambut hangat oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, saat tiba di Bandara Rendani Manokwari, Rabu (17/9/2025). — Sumber: ANTARA

"Kalau tidak ada permintaan dari daerah, maka tidak ada program pengiriman calon transmigrasi," kata Wamentrans, Viva Yoga, di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat, Rabu (17/9).

Dia menyebut penerapan konsep transmigrasi saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tidak lagi menggunakan pola pendekatan top down dan sentralistik, melainkan bersifat bottom up serta desentralisasi.

Kebijakan tersebut, kata dia, sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009, sehingga pemerintah pusat tidak serta merta mengambil alih penentuan lokasi maupun jumlah warga calon transmigran.

"Konsep transmigrasi sekarang sesuai kebutuhan dan kesiapan daerah. Status lahan yang disiapkan harus clear and clean, dan tidak masuk kawasan hutan," ucap Wamentrans Viva Yoga.

Menurut dia, penyelenggaraan program transmigrasi berdampak positif terhadap akulturasi budaya, karena mempertemukan masyarakat dari berbagai etnis, bahasa, dan adat istiadat dalam satu kawasan permukiman.

Kondisi tersebut berdampak positif terhadap upaya merawat keberagaman, meningkatkan toleransi antarumat beragama, memperkuat ikatan sosial sesama warga, sekaligus menumbuhkan rasa persaudaraan sebagai warga negara.

"Itulah yang menjadi harapan dari Pak Presiden Prabowo, bagaimana menjaga keutuhan bangsa lewat program transmigrasi," kata Wamentrans Viva Yoga Mauladi.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.