Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Jayawijaya Panen Padi di Lahan 88 Petak Sawah

📅 Senin, 15 Sep 2025, 11:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Jayawijaya Panen Padi di Lahan 88 Petak Sawah Doc: ANTARA
Ket. Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, saat memanen padi sawah 88 petak di Kampung Delekama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

WAMENA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan memanen padi di lahan 88 petak di Kampung Delekama, Distrik Muliama daerah setempat.

Bupati Jayawijaya Atenius Murib didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya, J Hendri Tetelepta, menghadiri langsung panen dan ikan mas.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, dalam keterangan tertulis di Wamena, Senin (15/9), mengatakan panen pagi ini sesuatu patut dibanggakan.

“Kami hadir langsung ke lokasi panen sebagai upaya memberikan semangat dan motivasi bagi lima kelompok tani di sini untuk lebih optimal lagi dalam bekerja dalam mengelola padi dan ikan,” katanya.

Menurut dia, lima kelompok tani di Kampung Delekama, Distrik Muliama merupakan penggerak pertanian di daerah dalam mengelola 88 petak sawah.

“Lima kelompok tani mampu mengelola 88 petak sawah, dan di kampung sebelah juga terdapat 87 petak sawah yang dikelola itu sangat luar biasa semangat dan dedikasi dalam mengelola lahan padi,” ujarnya.

Dia menjelaskan, dalam kunjungan ini juga pihaknya telah menerima aspirasi kelompok tani dan akan ditindaklanjuti sebagai upaya percepatan pembangunan di sektor pertanian.

“Kami pasti menindaklanjuti usulan dari para petani mengenai pengelolaan sawah untuk mendapatkan hasil yang optimal serta apa yang harus dilakukan pemerintah pascapanen,” katanya.

Dia menambahkan, sesuai visi misi dalam pemerintahannya selama lima tahun bagaimana mampu menciptakan 20.000 petak sawah di Kabupaten Jayawijaya.

“Kami sadari untuk mensukseskan program 20.000 petak sawah di Kabupaten Jayawijaya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tetapi mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Dia berharap, Kementerian Pertanian bisa membantu peralatan pertanian khususnya pengelolaan padi sehingga percepatan pembangunan sawa 20.000 petak di Kabupaten Jayawijaya dapat terwujud.

“Masyarakat Jayawijaya sangat rajin dan ulet bekerja, maka kalau didukung oleh alat pertanian yang memadai maka hasil pertanian khususnya padi akan lebih optimal di sini,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.