Indeks Pengasuhan Anak Usia Dini Salah Satu Solusi Turunkan Stunting

Senin, 15 Sep 2025, 21:36 WIB

Jakarta -- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN telah menyusun indeks pengasuhan anak usia dini sebagai salah satu solusi untuk mempercepat penurunan stunting.

Sekretaris Kemendukbangga/BKKBN Budi Setiyono dalam webinar yang diikuti di Jakarta, Senin, menyampaikan indeks pengasuhan anak usia dini tersebut mencakup lima dimensi utama.

Ket. Foto: Seorang ibu menggendong anak di Taman Asuh Sayang Anak Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta. — Sumber: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.

“Lima dimensi tersebut berkaitan dengan kesehatan, gizi, stimulasi dini, pengasuhan yang responsif, keamanan, serta kesejahteraan. Kelima dimensi tersebut akan kita upayakan bisa terintegrasi di seluruh tempat penitipan anak,” katanya.

Budi mengemukakan, Indonesia masih perlu memberi perhatian khusus pada balita stunting yang di 2024 angkanya masih 19,8 persen.

“Ini akan menjadi kelompok penduduk yang di kemudian hari bisa menjadi beban bagi populasi. Mereka yang stunting berpotensi tidak bisa tumbuh dan berkembang secara optimal, bisa jadi mereka harus diberikan subsidi secara terus-menerus,” paparnya.

Secara global, lanjut dia, pengasuhan anak usia dini juga telah memiliki acuan penting melalui nurturing care framework dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan UNICEF yang menekankan pentingnya lingkungan yang aman, responsif, sehat, serta penuh stimulasi bagi anak usia dini.

“Kita harus bisa memastikan anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang sehat,” ucapnya.

Menurutnya, peran fasilitator pengasuhan anak usia dini di setiap tempat penitipan anak yang memiliki kompetensi terstandar juga tidak kalah penting.

“Dalam konteks pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting, kita sepakat bahwa peran fasilitator pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat krusial karena lingkungan dan pengasuh memiliki pengaruh yang sangat besar bagi anak agar nyaman di lingkungan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya),” ujar Budi.

Oleh karena itu, untuk fasilitator di lini lapangan, Kemendukbangga/BKKBN tengah menyusun standar kompetensi yang pada prinsipnya disusun dalam tiga jenjang yaitu purwa, madya, dan utama dengan dua aspek utama yaitu kompetensi dasar meliputi advokasi, komunikasi, pencatatan, pelaporan, serta rujukan.

Kemudian, kompetensi teknis berupa kesehatan, kecukupan gizi, pengasuhan responsif, stimulasi dini, keamanan, dan keselamatan anak.

  • cegah stunting

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

KemenPU Tangani 1.229 Titik Kekeringan: 41 Ribu Hektar Sawah & 616 Ribu Jiwa Terbantu

Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru, Sebanyak 81 Personel Dikerahkan

Gempa M5,9 Mengguncang Jepang Bagian Timur termasuk Tokyo, Layanan Kereta Api Terganggu

269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar

Budi Doremi Rilis Lagu Baru "Cinta Sendiri", Ajak Pendengar untuk Move On

Jaga Tradisi 5 Abad Kota Banjarmasin, Pemkot Gelar Festival Karya Tari

Peringati HUT RI, Polda Metro Jaya Fasilitasi Perpanjangan SIM Gratis Ribuan Pengemudi Ojol

IQAir: Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat Pagi Ini, Kelima Terburuk di Dunia

Kebakaran Melanda Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Rumah Suku Sasak Hangus Terbakar

Tim Bola Voli Putri Indonesia Bungkam Kazakstan, Revans Terbayar

Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia

Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU

Karhutla di Jambi Terus Meningkat, Perusahaan Migas Petrochina Jabung Bantu Padamkan

Liga Inggris: Manchester United Tersungkur di Kandang Hull, Tottenham Dipermalukan Brentford

Serie A Italia: Inter dan Napoli Awali Musim 2026-27 dengan Kemenangan, De Bruyne Jadi Pembeda

Bayern Taklukkan Dortmund 2-1 dan Rebut Piala Super Jerman

La Liga Spanyol: Carlos Espi Jadi Penentu, Real Madrid Menang Dramatis di Markas Espanyol

Pemerintah Kota Jambi Dorong Tirta Mayang Tingkatkan Kualitas Air

Tarif Retribusi Turun! Pedagang Pasar Ajibarang Gelar Tasyakuran

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.