Bantul Salurkan Stimulan Usaha untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem
Senin, 15 Sep 2025, 15:25 WIBPemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, terus mengupayakan penurunan angka kemiskinan ekstrem dengan menyalurkan dana stimulan modal usaha bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdata dalam basis kemiskinan daerah.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengatakan, pada tahun anggaran 2025 sebanyak 262 keluarga mendapat dukungan modal usaha dalam program pemberdayaan masyarakat.
âStimulan modal usaha ini bertujuan untuk peningkatan pendapatan mereka melalui usaha ekonomi produktif, baik di bidang pertanian, peternakan, industri, perdagangan, maupun sektor lain,â ujar Halim saat penyerahan bantuan di Bantul, Senin (15/9).
Ia menjelaskan, pengentasan kemiskinan ekstrem dilakukan dengan dua pendekatan utama. Pertama, pengurangan beban konsumsi masyarakat melalui bantuan sosial, seperti PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai), dan BLT (Bantuan Langsung Tunai). Kedua, melalui pemberdayaan keluarga.
âDan hari ini kita sedang membicarakan memberdayakan sekaligus bantuan stimulan untuk usaha masyarakat yang kita identifikasi sebagai masyarakat yang memerlukan pemberdayaan itu,â katanya.
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Bantul, Prapta Nugraha, menambahkan bahwa 262 keluarga penerima manfaat tersebut berasal dari data Dinas Sosial dan Sidakesra Bantul.
âProgram ini bertujuan untuk pemberdayaan, penumbuhan, dan penambahan wirausaha di Kabupaten Bantul, sehingga harapannya bisa meningkatkan kesejahteraan bagi keluarga penerima manfaat,â ujarnya.
Ia menegaskan, sasaran program adalah warga Bantul yang masuk kategori miskin, memenuhi kriteria pemberdayaan, memiliki visi berwirausaha, keterampilan dasar sesuai bidang usaha, serta kesediaan menjalankan program.
Selain pemberian modal, Dinas Koperasi juga menyelenggarakan pelatihan bagi 54 KPM. Materinya meliputi usaha ternak di Desa Mangunan, manajemen usaha di Sriharjo, dan pelatihan di Desa Sitimulyo.
âKami juga melakukan pendampingan bagi KPM. Dari 267 keluarga yang mendaftar, setelah diverifikasi ada 262 KPM yang berhak menerima bantuan stimulan, masing-masing sebesar Rp1,9 juta,â jelasnya.
Adapun penerima bantuan tersebar di lima kecamatan, yaitu Imogiri, Banguntapan, Sewon, Bambanglipuro, dan Pandak.
Redaktur: Eko S
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
MRT Jakarta Beli 8 Trainset Baru dari Jepang untuk Rute Lebak Bulus-Kota
-
Mensos Tegaskan Data Akurat Kunci Utama Penurunan Angka Kemiskinan di Indonesia
-
Pembukaan IHSG usai libur Lebaran
-
SIM Keliling Jumat Ini Ada di Lima Wilayah Jakarta, Buka hingga Pukul 14.00 WIB
-
Gempa M5,9 di Tanimbar Maluku Berpusat di Laut
-
BNN Bongkar Jaringan Narkoba Lintas-Pulau, Vape Jadi Alat Penyamaran
-
Menjelang Serangan Darat ke Venezuela, AS Kerahkan Kapal Induk Terbesar ke Laut Karibia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.