Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Gibran di Bali, Tenangkan Pengungsi Banjir, Pastikan Pemerintah Hadir

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 10:21 WIB | Oleh:
Wapres Gibran di Bali, Tenangkan Pengungsi Banjir, Pastikan Pemerintah Hadir Doc: ANTARA
Ket. Wapres Gibran berdialog dengan para pengungsi di Posko Pengungsian Banjar Tohpati, Denpasar, Bali, Jumat (12/9/2025).

DENPASAR - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka menenangkan para pengungsi banjir Bali dan memastikan pemerintah hadir untuk melakukan perbaikan setelah terdampak bencana alam di Denpasar.

"Ini sedang dilakukan asesmen tingkat kerusakannya, yang penting bapak dan ibu tenang semua, ini akan dibantu pemerintah, kepala daerah dan Kepala BNPB," kata Wapres Gibran Rakabuming Raka di Posko Pengungsian Banjar Tohpati Denpasar, Bali, Jumat.

Wapres RI tiba di posko pengungsian sekitar pukul 10.00 WITA, kemudian langsung duduk bersila dan berdialog dengan para pengungsi.

Gibran juga berbincang singkat bersama Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara serta Perbekel (kepala desa) Kesiman Kertalangu, Denpasar Made Suena.

Dalam kesempatan itu, para pengungsi juga mengharapkan upaya pemulihan, di antaranya kerusakan rumah dan tempat usaha, juga solusi penyelesaian banjir karena maraknya pembangunan.

"Banyak pengembang itu drainase ditutup dari bekas proyek," ucap salah satu warga di sela dialog dengan Wapres RI.

Dalam kunjungan itu, Wapres RI juga membagikan paket bantuan, salah satunya berisi alat mandi, handuk dan mainan untuk anak-anak serta alat tulis, hingga makanan cepat saji dan kebutuhan balita.

Wapres Gibran meninggalkan posko pengungsian Banjar Tohpati sekitar pukul 10.30 WITA, untuk menuju lokasi bencana dan posko pengungsian lainnya di Denpasar.

Sebelumnya, berdasarkan data dari Perbekel (kepala desa) Kesiman Kertalangu I Made Suena, saat ini sebanyak 70 kepala keluarga (KK) atau 124 jiwa terdampak banjir.

Namun, dari jumlah itu sebanyak 20 KK atau 28 jiwa yang masih menghuni posko pengungsian.

"Kondisi tempat tinggal mereka belum siap untuk ditempati, karena basah dan sedang tahap pembersihan," ucap Suena.

Turut mendampingi kunjungan Wapres Gibran, di antaranya Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, Kepala Polda Bali Inspektur Jenderal Polisi Daniel Adityajaya, Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IX Udayana Mayor Jenderal TNI Piek Budyakto, serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.