Kunjungi Sekolah Rakyat, Presiden Prabowo Beri Pesan Moral untuk Anak-Anak
Jumat, 12 Sep 2025, 10:26 WIBSuasana hangat terasa saat Presiden Prabowo Subianto merapikan baret seorang siswa di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Jakarta Selatan, Kamis (11/9).
Dengan senyum ramah, Presiden menyapa dan berbincang dengan para siswa yang sebelumnya menyambutnya dengan yel-yel penuh semangat.
âTerima kasih semuanya, belajar yang baik,â kata Presiden Prabowo.
Dalam kunjungan tersebut, Presiden didampingi Menteri Sosial Saifullah Yusuf dan Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indrawijaya. Mereka disambut dengan beragam penampilan, mulai dari tarian Betawi Kembang Jatoh hingga paduan suara siswa yang pernah tampil di Istana Negara.
Seusai berinteraksi dengan siswa, Presiden meninjau fasilitas olahraga, ruang kelas, asrama dan ruang makan. Di salah satu kamar asrama, Presiden menyempatkan menulis pesan motivasi di buku salah satu siswa.
âBelajar yang baik, hormati guru. Cintai ayah dan ibu. Rajin sembahyang, selalu sopan dengan teman,â kata Presiden.
Usai meninjau fasilitas sekolah, Presiden berbagi pengalaman pribadinya saat menempuh pendidikan di akademi militer. Ia membandingkan kondisi asrama saat itu dengan asrama Sekolah Rakyat yang menurutnya jauh lebih baik.
âTempat tidurnya bagus. Tiap tiga siswa, tiga siswi, satu kamar mandi. Saya dulu di akademi militer, kita 60 orang, kamar mandi yang los gitu, pakai gayung,â kata dia.
Presiden menegaskan Sekolah Rakyat hadir untuk memberi kesempatan baru bagi anak-anak dari keluarga miskin.
âAlhamdulillah, Sekolah Rakyat jadi (tempat bagi) anak-anak yang putus sekolah, bisa sekolah. Anak-anak yang tadinya mungkin merasa rendah diri karena orang tuanya sangat susah hidupnya, kita tarik keluar. Kita beri lingkungan yang sebaik-baiknya supaya mereka percaya diri dan dia dapat pendidikan terbaik yang bisa kita berikan,â tuturnya.
Salah satu siswa, Juniar Diah Afifah (16) asal Setiabudi, Jakarta Selatan, mengaku bahagia bisa bertemu langsung dengan Presiden.
âTadi kan belajar di kelas, kemudian ada pengumuman Presiden mau datang, aku kaget tidak percaya. Tapi aku senang banget ketemu Pak Presiden, soalnya baru pertama kali bertemu,â ujar Diah.
Melalui Sekolah Rakyat pemerintah berkomitmen membuka jalan bagi setiap anak dari keluarga miskin untuk mendapatkan pendidikan berkualitas sehingga dapat memutus transmisi kemiskinan.
Hingga kini, sebanyak 100 Sekolah Rakyat rintisan telah berjalan di berbagai daerah di Indonesia. Menjelang akhir September, jumlah itu ditargetkan meningkat menjadi 165 lokasi dengan kapasitas 15.895 siswa, serta melibatkan 2.407 guru dan 4.442 tenaga pendidik.
- Presiden RI Prabowo Subianto
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Gubernur DKI Salurkan Bantuan Pemutihan Ijazah Tahap IV
-
Profesor ITS Terapkan Bioteknologi untuk Optimasi Produksi Metabolit Sekunder
-
Parsel Utamakan Produk UMKM
-
Presiden RI Prabowo Subianto Bersanding dengan Xi Jinping dan Putin di Tian’anmen, Beijing.
-
Pemprov Jakarta Pelu Mempercepat Perda Kawasan Tanpa Rokok
-
Pasar Tani Semarang Dukung Ketahanan Pangan
-
Presiden Prabowo: RAPBN 2026 Alokasikan Rp22,7 Triliun untuk Perum Bulog
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.