- Home
-
- Luar Negeri
-
- AS Gencarkan Pemburuan Pel...
AS Gencarkan Pemburuan Pelaku Penembakan Charlie Kirk
Jumat, 12 Sep 2025, 01:10 WIBWASHINGTON - Aparat negara bagian dan federal Amerika Serikat (AS) menggelar perburuan intensif terhadap pelaku penembakan aktivis konservatif, Charlie Kirk (31 tahun). Dia tewas ditembak sniper saat berbicara di depan ribuan mahasiswa di Utah Valley University, Rabu (10/9) waktu setempat.
Presiden AS, Donald Trump langsung menanggapi keras. Dalam pesan video dari Oval Office yang diunggah ke platform Truth Social, ia bersumpah pemerintahannya akan mengejar pelaku hingga tertangkap.
âSelama bertahun-tahun, kelompok kiri radikal membandingkan orang-orang Amerika luar biasa seperti Charlie dengan Nazi dan para pembunuh massal terburuk di dunia,â kata Trump.
 âRetorika semacam ini secara langsung bertanggung jawab atas terorisme yang kita lihat di negara ini saat ini, dan harus segera dihentikan.â Trump, yang juga pernah dua kali menjadi target upaya pembunuhan dalam setahun terakhir, menegaskan pembunuhan Kirk adalah âmomen kelam bagi Amerika.â Kematian Kirk juga menambah sorotan terhadap meningkatnya ancaman terhadap tokoh politik.
Hanya 3 bulan sebelumnya, seorang anggota legislatif Demokrat dan suaminya ditembak mati di rumah mereka di Minnesota.
Bendera Setengah Tiang
Sebagai penghormatan kepada Kirik, Gedung Putih pun mengibarkan bendara AS setengah tiang.
Sementara itu, pihak Utah Valley University mengonfirmasi bahwa tidak ada tersangka yang ditahan setelah penembakan, yang terjadi sekitar pukul 12.20 siang waktu setempat (01.20 WIB Kamis dini hari), tak lama setelah Kirk mulai berpidato di kampus Orem.
âKampus segera dievakuasi. Kampus ditutup dan kelas dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut. Kami meminta mereka yang masih berada di kampus untuk tetap di tempat sampai petugas polisi dapat mengawal mereka keluar kampus dengan aman,â kata juru bicara Ellen Treanor dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Antara.
Treanor mengatakan penembakan tersebut sedang diselidiki oleh Departemen Kepolisian Orem setempat, kepolisian universitas, FBI, dan Departemen Keamanan Publik Utah.
Departemen Kepolisian Orem mengatakan tidak memiliki komentar terkait penembakan tersebut.
Direktur Federal Bureau of Investigation (FBI) Kash Patel mengatakan bahwa biro tersebut masih memantau dengan cermat laporan penembakan tragis yang menyebabkan terbunuhnya Charlie Kirk.
âPara agen akan segera tiba di lokasi dan FBI mendukung penuh tanggapan dan investigasi yang sedang berlangsung,â tulis Patel di platform X.
- Kasus Penembakan
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Jasamarga Tangani Pergeseran Tanah di Lereng Ruas Tol Jakarta-Cikampek
-
Gawat, Konflik Iran-AS Memanas, Nilai Tukar Rupiah Terkapar di Level Mengkhawatirkan
-
Australia Buat Rancangan Hukum Senjata Lebih Ketat, Usai penembakan Maut di Pantai Bondi Sydney
-
Akademi Wayang untuk Wadah Regenerasi Seniman
-
Herdman: Pertahanan Timnas Menjanjikan
-
Pendatang Baru Jakarta 2026 Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil DKI Mulai Jemput Bola
-
Yang Mau Mudik Gratis Segera Daftarkan Diri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.