Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Domino Demo Rusuh dari Indonesia ke Nepal, Semoga Tidak Menuju Prancis

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 00:58 WIB | Oleh:
Domino Demo Rusuh dari Indonesia ke Nepal, Semoga Tidak Menuju Prancis Doc: ist
Ket. aksi massa

PARIS – Aksi rusuh yang terjadi di sejumlah tempat Indonesia, sukses diimpor generasi Nepal. Saat ini kondisi Nepal porak poranda akibat demo rusuh yang juga disertai pembakaran serta penjarahan. Nah, apakah berikutnya giliran merangsek ke Prancis? Sebab kemarin hampir 200.000 orang di seluruh Prancis ambil bagian dalam unjuk rasa Rabu (10/9) sebagai bagian dari gerakan Block Everything. Demikian diumumkan Menteri Dalam Negeri Bruno Retailleau dalam konferensi pers.

Jika Prancis gagal mengelola aksi massa ini, bukan tidak mungkin juga bakal rusuh. Semoga saja Prancis dapat mengendalikan massa secara manusiawi agar tidak menjadi bumerang, kalau diperlakukan kasar, seperti di Indonesia. Retailleau mengatakan kaum muda “sangat terwakili” dalam aksi protes yang ia tuding telah dibajak oleh kelompok kiri radikal dan ultra-kiri. Ia menegaskan bahwa meskipun terdapat sangat banyak upaya untuk melumpuhkan negara, para pemblokir tidak berhasil memblokir Prancis. Menurut data resmi, terdapat total 812 aksi protes di seluruh negeri.

Di ibu kota Paris, bentrokan terjadi di beberapa lokasi strategis termasuk Porte d’Aubervilliers, sekolah menengah atas, dan stasiun kereta Gare du Nord. Polisi menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa, sementara beberapa tempat sampah dibakar. Di kawasan pusat kota Chatelet, sebuah bangunan terbakar, yang memicu intervensi besar dari pemadam kebakaran.

Saksi mata mengatakan kepada Anadolu bahwa kebakaran dipicu setelah gas air mata ditembakkan oleh aparat keamanan. Pusat perbelanjaan Forum des Halles di jantung kota Paris juga ditutup setelah muncul seruan penjarahan saat para demonstran bergerak menuju lokasi tersebut.

Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil juga mengumumkan adanya gangguan lalu lintas udara di bandara Marseille, Nice, Bastia, Ajaccio, Figari, dan Calvi, dengan penundaan dan pembatalan penerbangan yang diperkirakan terjadi sepanjang hari.

Retailleau sebelumnya mengatakan bahwa operasi keamanan besar-besaran telah dikerahkan, memobilisasi 80.000 personel polisi dan gendarmerie yang didukung oleh drone, helikopter, dan kendaraan lapis baja untuk mencegah blokade infrastruktur strategis. Ia menginstruksikan pasukan keamanan untuk bertindak cepat dan tangkas. Ia juga menuduh beberapa politisi berusaha menciptakan iklim pemberontakan di Prancis.

Prancis sedang menghadapi ketegangan politik yang meningkat setelah Bayrou kalah dalam mosi percaya di Majelis Nasional pada hari Senin. Bayrou, yang pada Juli lalu mempresentasikan kerangka anggaran untuk 2026, berusaha mendapatkan dukungan terhadap rencana penghematan hampir 44 miliar Euro (sekitar Rp846,5 triliun) sebagai bagian dari upaya mengurangi utang publik Prancis yang terus melonjak, yang kini mencapai 113 persen dari PDB.

Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Menteri Angkatan Bersenjata Sebastien Lecornu sebagai perdana menteri baru pada Selasa (9/9). Ia ditugaskan untuk mengadakan konsultasi dengan partai-partai politik sebelum membentuk kabinetnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.