Wali Kota Makassar Berharap Sekolah Jadi Pusat Pembinaan Karakter

Kamis, 11 Sep 2025, 10:10 WIB

MAKASSAR – Wali Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Munafri Arifuddin, berharap sekolah tidak hanya berfungsi sebagai tempat belajar akademik, tetapi juga menjadi ruang pembinaan karakter siswa sekaligus penghidupan budaya lokal, khususnya nilai sopan santun sejak usia dini.

"Sekolah harus mampu menjadi ruang pembinaan karakter siswa sekaligus penghidupan budaya lokal. Ini akan menjadi bekal anak-anak sekarang ketika menjadi pemimpin di masa emas mendatang," ujarnya di Makassar, Kamis (11/9). 

Ket. Foto: Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meresmikan SD Inpres Pagandongan I dan II hasil dari program bedah sekolah oleh CSR pihak swasta di Makassar, Kamis (11/9/2025).   — Sumber: ANTARA 

Ia menambahkan bahwa kepedulian terhadap pendidikan adalah wujud kepedulian terhadap generasi emas Makassar 2045. Wali Kota Munafri menyampaikan hal itu usai peresmian hasil tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) berupa program bedah SD Inpres Pagandongan I dan II di Jalan Pahlawan II, Salodong, Makassar, oleh pihak swasta.

Renovasi SD Inpres Pagandongan II berlangsung selama dua bulan, didahului riset selama enam bulan. Perbaikan meliputi atap dan ruang kelas, sehingga sekolah kini tampil lebih layak, aman, dan nyaman untuk digunakan sebagai pusat kegiatan belajar mengajar.

"Ini bukan hanya terjadi di sekolah ini, tetapi juga kita harapkan bisa meluas ke berbagai titik lainnya," katanya.

Ia mengakui, tidak semua sekolah dasar di bawah naungan Pemerintah Kota Makassar memenuhi standar yang ideal untuk mendukung proses pembelajaran. Karena itu, Pemkot menjadikan peningkatan kualitas sarana pendidikan dasar sebagai salah satu prioritas utama.

Munafri juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Summarecon yang telah memberikan bantuan perbaikan sekolah berstandar baik di Pagandongan. Menurutnya, kepedulian dunia usaha melalui CSR terhadap pendidikan harus menjadi inspirasi bersama.

"Kehadiran sekolah yang memenuhi standar sangat baik ini menjadi inspirasi bagi pemerintah kota untuk lebih mengatensi (menaruh perhatian) kepada kondisi sekolah lainnya. Pendidikan adalah tanggung jawab kita semua," tuturnya.

Ia pun mengingatkan guru, siswa, serta seluruh warga sekolah untuk menjaga fasilitas yang sudah direnovasi.

"Setelah sekolah ini cantik seperti sekarang, tolong jangan lagi dicoret-coret, dipaku sembarangan, atau dikotori. Mari kita rawat bersama agar benar-benar bermanfaat sebagai ruang belajar yang nyaman," katanya mengingatkan.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.