Sleman Gelar Pelayanan KB Gratis Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia
Kamis, 11 Sep 2025, 20:18 WIBDinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar bakti sosial berupa pelayanan keluarga berencana (KB) gratis secara serentak dalam rangka memperingati *World Contraception Day* atau Hari Kontrasepsi Sedunia.
"Bakti sosial yang dilaksanakan berupa pelayanan KB dengan alat kontrasepsi IUD dan Implan," kata Kepala Dinas P3AP2KB Sleman, Novita Krisnaeni, di Sleman, Kamis (11/9).
Menurutnya, pada tahun ini kegiatan digelar di delapan lokasi bekerja sama dengan fasilitas kesehatan (faskes) yang terdaftar di aplikasi SIGA milik Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. Salah satu lokasi pelayanan adalah RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Novita menambahkan, target akseptor KB baru di Sleman mencapai 1.424 peserta. Dari jumlah tersebut, 712 di antaranya menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) baru, sedangkan peserta KB pasca persalinan (KBPP) ditargetkan 470 akseptor.
"Yang membedakan dengan peringatan tahun-tahun sebelumnya adalah tahun ini target capaian dikhususkan untuk peserta KB baru tanpa mengesampingkan pelayanan pada peserta lama yang ingin ikut KB ulangan maupun mau ganti cara," ujarnya.
Kepala Perwakilan BKKBN DIY, Mohammad Iqbal Apriansyah, yang hadir dalam kegiatan di RS PKU Muhammadiyah Gamping, mengapresiasi langkah yang ditempuh Pemkab Sleman.
"Bakti sosial pelayanan KB ini tidak hanya bertujuan untuk mengendalikan kelahiran, tetapi juga sebagai upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan merencanakan jumlah dan jarak kelahiran anak sesuai dengan kemampuan dan kondisi kesehatan," kata Iqbal.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting, dengan memperhatikan pendekatan budaya lokal yang menjadi ciri khas tiap wilayah, termasuk di Kabupaten Sleman.
Dalam kesempatan itu, turut diserahkan penghargaan Juara I Role Model Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) Tingkat DIY 2025 kepada TPMB R. Widyawati.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kontrasepsi serta kesehatan seksual dan reproduksi semakin meningkat, sekaligus mendorong kaum muda agar mampu membuat pilihan tepat dalam merencanakan keluarga.
Redaktur: Eko S
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Turunkan Kadar Purin dengan 7 Minuman Ini, Aman untuk Asam Urat Jamin Enak dan Menyegarkan!
-
Beban Kontrasepsi Lebih Berat di Pundak Perempuan, Apa Kabar Laki-laki?
-
Menteri Wihaji: Kontrasepsi Bukan Hanya Mengatur Kelahiran tapi Juga Jaga Kualitas Hidup Keluarga Indonesia
-
Pertumbuhan Ekonomi di Asia dan Pasifik Diproyeksikan Menurun
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.