Koster Desak Pusat! Bali Sumbang 44% Devisa Pariwisata, Tapi Infrastruktur Tertinggal

Kamis, 11 Sep 2025, 16:38 WIB

DENPASAR - Gubernur Bali Wayan Koster mendesak pemerintah pusat membangun infrastruktur kelas dunia. Ia menilai Bali yang menyumbang 44 persen devisa pariwisata nasional justru masih tertinggal dibandingkan Singapura, Thailand, dan Malaysia.

Saat menghadiri peluncuran program "Jaga Desa" di Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar, Kamis, Wayan Koster mengatakan Bali dengan wilayah seluas hanya 5.560 kilometer persegi (km2), berpenduduk 4,4 juta dan jumlah wisatawan hampir 17 juta berkontribusi sangat besar terhadap Indonesia terutama dalam sektor ekonomi.

Ket. Foto: Gubernur Bali Wayan Koster memberikan keterangan kepada wartawan saat ditemui di Kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Denpasar, Kamis (11/9). — Sumber: ANTARA/Rolandus Nampu

"Sumbangan devisa pariwisata Bali (mencapai) 44 persen dari devisa nasional yang bersumber dari sektor pariwisata. Tapi, tingginya kontribusi Bali terhadap devisa pariwisata dan perekonomian tidak mendapat dukungan secara imbang dari sisi pembangunan infrastruktur," katanya di hadapan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Indonesia Ahmad Riza Patria, Pangdam Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, Kejati Bali Ketut Sumedana serta para bupati se-Bali.

Meski demikian, Koster tidak menyebutkan secara rinci jumlah kontribusi Bali terhadap devisa negara, serta infrastruktur apa yang perlu dibangun oleh pemerintah pusat di Bali.

Koster menginginkan agar pariwisata Bali didukung dari segi infrastruktur bertaraf internasional agar bisa bersaing dengan negara lain di ASEAN, bukan disamakan dengan daerah lain di Indonesia.  

"Infrastruktur di Bali ini sangat tertinggal sehingga mengakibatkan daya saing pariwisata Bali tertinggal dibandingkan dengan Singapura, Thailand dan Malaysia. Jadi, pariwisatanya agak kurang bersaing," katanya.

Koster menjelaskan kepariwisataan di Bali tumbuh pesat pascapandemi COVID-19. Pada 2019 jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali 6,2 juta orang, sedangkan pada 2020 dan 2021anjlok, dan baru mulai pulih di 2022.

Pada 2024, menurut dia, jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Bali mencapai 6,4 juta orang atau 46 persen dari jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia.

Sejak awal tahun hingga Agustus 2025, katanya, kunjungan wisatawan asing sudah mencapai 4 juta orang. 

"Perkiraan kami sampai bulan Desember 2025 itu mencapai lebih dari 7 juta orang. Itulah sangat penting sangat penting untuk menjaga kenyamanan, keamanan serta ketertiban masyarakat agar pariwisata di Bali tidak terganggu agar tidak terjadi travel warning dari negara-negara asing seperti yang terjadi saat demonstrasi kemarin," ujar dia. 

  • infrastruktur
  • bali
  • wayan koster
  • devisa pariwisata
  • pariwisata nasional

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.