Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Diduga jadi Korban Perdagangan Orang, KKP Kawal Pemulangan 21 Calon Awak Kapal Perikanan

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Diduga jadi Korban Perdagangan Orang, KKP Kawal Pemulangan 21 Calon Awak Kapal Perikanan Doc: KKP
Ket. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengawal pemulangan 21 calon Awak Kapal Perikanan yang diduga jadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO)

JAKARTA- Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama International Organization of Migration (IOM), dan Destructive Fishing Watch (DFW) mengawal pemulangan 21 calon awak kapal perikanan (AKP) yang menjadi korban dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari ke daerah asal/tujuan masing-masing.

Para calon AKP itu telah diamankan Polda Bali pada Rabu (13/8) lalu di Pelabuhan Umum Benoa, usai mendapat laporan masyarakat terkait proses perekrutan dan penempatan AKP untuk bekerja di kapal perikanan yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

Berdasarkan informasi dari Polda Bali, dugaan TPPO yang dilaporkan antara lain adanya indikasi perekrutan yang tidak transparan tentang informasi pekerjaan, calon AKP diisolasi di kapal, terdapat pemotongan uang panjar, dan penahanan alat komunikasi sehingga tidak ada akses komunikasi dengan keluarga, serta penahanan dokumen identitas. 

Selama dalam pengamanan Polda Bali seluruh calon AKP mendapatkan pendampingan dan assessment oleh DFW dan lembaga bantuan hukum Bali untuk mengetahui risiko yang dapat dialami oleh AKP dan keluarganya.

"Pemulangan AKP tersebut dilaksanakan 2 September lalu melalui transportasi darat. Fasilitasi pemulangan AKP ini merupakan komitmen, tanggung jawab, dan kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan bagi awak kapal perikanan secara menyeluruh, yaitu sebelum, saat, dan setelah bekerja pada kapal perikanan," kata Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan Mochamad Idnillah, di Jakarta, Selasa (9/9).

Plt. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap Ridwan Mulyana mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pemulangan calon AKP ini. Pihaknya juga memastikan komitmen KKP dalam perbaikan tata kelola perekrutan dan penempatan AKP, khususnya transformasi kelembagaan agen perekrut, yaitu menjadi agen AKP yang berbadan hukum dan memiliki perizinan berusaha sesuai ketentuan perundang-undangan, profesional dan kompeten.

“Kami mengimbau kepada pemilik kapal perikanan, agar memastikan proses perekrutan dan penempatan, pemenuhan hak atas upah dan kondisi kerja serta kesejahteraan AKP, dilakukan sesuai ketentuan dan perundang-undangan, hal ini dalam rangka menjamin keberlangsungan usaha penangkapan ikan di Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan perlindungan terhadap AKP menjadi fokus utama dalam menjaga keberlangsungan usaha penangkapan ikan sebagai salah satu wujud dari program ekonomi biru melalui kebijakan penangkapan ikan terukur dalam mewujudkan yaitu sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan secara ekonomi, ekologi, dan sosial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog Milit...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.