Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reshuffle Kabinet Final, Prasetyo Hadi Sebut Alasan Utama dari Evaluasi Berkelanjutan Presiden

📅 Senin, 08 Sep 2025, 16:06 WIB | Oleh:
Reshuffle Kabinet Final, Prasetyo Hadi Sebut Alasan Utama dari Evaluasi Berkelanjutan Presiden Doc: Ist.
Ket. Konferensi pers reshuffle kabinet perdana pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle terhadap sejumlah jabatan dalam Kabinet Merah Putih, menyusul evaluasi kinerja terus-menerus yang dilakukannya terhadap para menteri. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara pada Senin sore (8/9).Alasan Utama Reshuffle: Evaluasi Berkelanjutan Presiden

Prasetyo menjelaskan bahwa reshuffle kali ini tidak datang secara tiba-tiba, melainkan sebagai hasil dari pertimbangan, masukan, dan evaluasi berkelanjutan yang dilakukan Presiden terhadap kabinetnya. “Atas berbagai pertimbangan, masukan dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden maka pada sore hari ini Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih,” pungkasnya.

Daftar Menteri yang Diganti

Reshuffle tersebut mencakup pergantian lima posisi menteri, serta penambahan satu kementerian baru, yakni Kementerian Haji dan Umrah. Prasetyo menyatakan bahwa pelantikan langsung dilakukan sore itu di Istana Negara.

Evaluasi Presidensial: Memantau Kinerja, Bukan Sekadar Rotasi

Sebelumnya, Prasetyo beberapa kali membantah adanya rencana reshuffle. Ia menegaskan bahwa hingga awal Juni 2025, belum ada pembahasan resmi mengenai perubahan kabinet. "Belum ada reshuffle, sampai hari ini belum ada," katanya beberapa kali kepada awak media.

Namun, Prasetyo juga menegaskan bahwa meski tidak ada reshuffle, Presiden sudah rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap menteri-menteri, memberikan catatan baik atas prestasi maupun perbaikan yang diperlukan. Evaluasi tersebut mencakup pencapaian di bidang pangan, energi, serta program-program prioritas, sambil menghimbau menteri untuk bekerja fokus dan tidak memicu keresahan publik.

Momentum dan Implikasi Politik

Langkah reshuffle ini menandai momen penting dalam revisi kabinet yang sejauh ini telah diawasi publik dengan ketat. Evaluasi berkelanjutan dan reshuffle yang memang baru terealisasi setelah beberapa bulan menunjukkan bahwa Presiden memilih pendekatan konstruktif dan prosesual, dibandingkan perombakan spontan.

Dengan adanya Kementerian Haji dan Umrah, pemerintah memperluas struktur administratifnya, sekaligus menunjukkan respons terhadap kebutuhan fungsional dan struktural dalam pelayanan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

26 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
Daerah
Mau Tahu Alasan Dedi Mulyad...
Ekonomi
GoPay Permudah Masyarakat I...
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.