ICE Gencarkan Operasi Imigrasi di Boston

Senin, 08 Sep 2025, 19:52 WIB

ISTANBUL - Badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) telah meluncurkan operasi di Massachusetts, dengan ibu kota Boston menjadi pusat penindakan, menurut laporan New York Times, Senin (8/9).

Inisiatif yang disebut Operasi Patriot 2.0 itu dimulai selama akhir pekan dan diperkirakan akan berlangsung selama beberapa minggu, menurut laporan tersebut, mengutip para pejabat yang mengetahui rencana tersebut.

Ket. Foto: Balaikota Boston. — Sumber: AFP/The Boston Globe/Lane Turner

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) mengatakan upaya tersebut bertujuan untuk menangkap "imigran ilegal kriminal terburuk dari yang terburuk yang tinggal di negara bagian ini."

Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (6/9), DHS mengeluarkan peringatan keras: "Jika Anda datang ke negara kami secara ilegal dan melanggar hukum kami, kami akan memburu Anda, menangkap Anda, mendeportasi Anda, dan Anda tidak akan pernah kembali."

Operasi itu dilakukan hanya beberapa hari sebelum pemerintahan Trump diperkirakan akan memulai penindakan serupa di Chicago dan seiring dengan meningkatnya penangkapan imigrasi di ibu kota negara, Washington, DC.

Seorang pejabat AS yang berbicara secara anonim karena tidak berwenang membahas upaya tersebut secara publik, mengatakan kepada Times bahwa ICE telah menyiapkan rencana untuk peningkatan penegakan hukum yang lebih luas dalam beberapa minggu mendatang.

Walikota Boston, Michelle Wu, telah menuai kritik dari pemerintah atas dukungannya terhadap kebijakan suaka kota tersebut.

DHS secara langsung mengkritiknya dalam pernyataannya, menuduhnya menempatkan "ancaman keselamatan publik di atas kepentingan warga negara Amerika yang taat hukum."

Departemen Kehakiman juga mengajukan gugatan minggu lalu yang menentang peraturan kota suaka Boston, yang dikenal sebagai Boston Trust Act.

"Kota Boston dan wali kotanya termasuk di antara pelanggar suaka terburuk di Amerika," kata Jaksa Agung AS Pam Bondi dalam sebuah pernyataan, menurut Times.

Pejabat ICE mengatakan operasi saat ini difokuskan pada imigran yang dibebaskan dari tahanan lokal meskipun ada penahanan federal.

Beberapa dari mereka yang menjadi sasaran tinggal di luar Boston tetapi dibebaskan dari penjara kota, kata seorang pejabat keamanan dalam negeri kepada surat kabar tersebut.

Boston Trust Act merupakan peraturan kota yang mengarahkan Departemen Kepolisian Boston untuk tidak bekerja sama dengan badan penegakan imigrasi federal. Ant/Anadolu

  • boston
  • massachusetts

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.