Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tersambar Petir Saat Memancing, Pria 43 Tahun Tewas di Danau Sentani

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 21:25 WIB | Oleh:
Tersambar Petir Saat Memancing, Pria 43 Tahun Tewas di Danau Sentani Doc: ANTARA/Humas SAR Kabupaten Jayapura
Ket. Tim SAR Kabupaten Jayapura bersama Polair dan masyarakat mengevaluasi korban tenggelam di Danau Sentani akibat tersambar petir, di Kampung Ifar Besar pada Minggu, 7/9.

SENTANI - Suasana Danau Sentani, Kabupaten Jayapura, berubah mencekam ketika Edison Yoku (43) tersambar petir saat memancing, Sabtu (6/9). Setelah upaya pencarian tim SAR, korban akhirnya ditemukan meninggal dunia sehari kemudian di lokasi jatuhnya

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua mengumumkan penemuan korban tenggelam akibat tersambar petir saat memancing di Danau Sentani, tepatnya di Kampung Ifar Besar pada, Sabtu (6/9).

Kepala Kantor SAR Jayapura Anton Sucipto melalui rilis di Sentani, Minggu, mengatakan korban bernama Edison Yoku (43) sebelumnya sedang memancing ikan dengan perahu sebelum akhirnya tersambar petir dan jatuh ke dalam danau.

"Berdasarkan keterangan saksi, saat hujan deras disertai petir, korban tersambar lalu terjatuh dari perahu sekitar pukul 16.00 WIT, dan langsung tenggelam di perairan Danau Sentani," katanya.

Menurut Anton, pihak keluarga sempat berusaha mencari korban namun tidak membuahkan hasil sehingga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor SAR Jayapura untuk segera dilakukan upaya pencarian bersama.

"Kami langsung bergerak dengan membawa peralatan SAR air dan mulai melakukan penyelaman pada pukul 17.40 WIT, tetapi hasilnya nihil karena situasi malam yang gelap," ujarnya.

Dia menjelaskan, pencarian kembali dilanjutkan pada Minggu 7/9/2025 pagi dengan pembagian tiga tim penyelam yang terdiri dari personel SAR Jayapura, Polair, dan bantuan masyarakat setempat.

"Kami menurunkan sepuluh personel yang dibagi menjadi tiga tim untuk melakukan pencarian, baik di permukaan air maupun penyelaman di sekitar lokasi tenggelamnya korban," katanya lagi.

Dia menambahkan, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban ditemukan meninggal dunia sekitar pukul 15.10 WIT di lokasi jatunya korban, kemudian dievaluasi ke darat.

"Korban langsung diserahkan kepada pihak keluarga dan dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan ditutup secara resmi pada hari ini juga," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

Saldo Tabungan Masyarakat Menyusut, Fenomena “Mantab” Jadi Sorotan

10 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.