Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nokia Kembangkan 5G dan 6G berbasis AI dengan Membuka Pusat Riset Baru

📅 Minggu, 07 Sep 2025, 18:17 WIB | Oleh:
Nokia Kembangkan 5G dan 6G berbasis AI dengan Membuka Pusat Riset Baru Doc: ANTARA/HO-Nokia
Ket. Ilustrasi logo Nokia.

JAKARTA - Nokia resmi membuka pusat riset dan pengembangan (R&D) sekaligus manufaktur baru di Oulu, Finlandia, guna memperkuat perannya dalam persaingan menuju jaringan 5G dan 6G generasi berikutnya.

Dilansir dari Gizmochina, Minggu (7/9), lokasi yang dijuluki “Home of Radio” ini akan menyatukan peneliti, insinyur, dan produksi dalam satu atap dengan fokus pada konektivitas berbasis kecerdasan buatan (AI).

Kampus tersebut diresmikan pada 5 September dan akan menampung sekitar 3.000 pakar.

Fasilitas ini dirancang untuk mencakup seluruh siklus pengembangan produk, mulai dari uji awal dan desain chip hingga perangkat keras, perangkat lunak, dan pengembangan paten.

Nokia menyebutkan, lokasi ini juga akan mendukung pekerjaan pada standardisasi 5G dan pengembangan system-on-chip, sementara pabrik di dalamnya akan memproduksi perangkat radio dan baseband 5G untuk memastikan jaringan yang aman dan dibuat di Eropa.

Dalam sambutannya, Presiden dan CEO Nokia Justin Hotard mengatakan ekosistem kuat Oulu — yang menghubungkan perusahaan dengan universitas, startup, dan Pusat Uji DIANA milik NATO — menjadikannya tempat yang tepat untuk investasi semacam ini.

Tujuannya adalah menciptakan lingkungan di mana ide-ide baru dalam teknologi nirkabel dapat bergerak cepat dari konsep ke penerapan.

Keberlanjutan juga menjadi bagian dari perencanaan. Fasilitas ini sepenuhnya menggunakan energi terbarukan, dan kelebihan energinya akan dimanfaatkan untuk memanaskan sekitar 20.000 rumah di Oulu.

Nokia memposisikan langkah ini sebagai bagian dari upayanya memadukan inovasi mutakhir dengan praktik ramah lingkungan.

Dengan menyediakan lingkungan jaringan simulasi maupun dunia nyata, kampus ini diharapkan memberi Nokia keunggulan awal dalam menyesuaikan sistem 5G dan 6G mendatang untuk aplikasi AI.

Lebih luas, hal ini menyoroti dorongan Eropa menuju kedaulatan teknologi di saat konektivitas yang cepat, aman, dan andal menjadi pusat dari ledakan AI. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.