• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • BMKG: Ini Cara Aman Menyak...

BMKG: Ini Cara Aman Menyaksikan Fenomena Gerhana ‘Blood Moon’ Malam Ini

Minggu, 07 Sep 2025, 17:40 WIB

JAKARTA - Fenomena Blood Moon malam ini, Minggu (7/9), adalah Gerhana Bulan Total yang dapat diamati dengan aman oleh masyarakat. Ada cara aman yang dapat dilakukan untuk melihat fenomena alam ini.

Dikutip dari Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pengamatan dapat dilakukan tanpa kacamata khusus, cukup dengan mata telanjang. BMKG menegaskan fenomena ini aman diamati langsung.

Ket. Foto: — Sumber: Freepik

Gerhana dimulai dengan fase penumbra pada pukul 22.26.56 WIB, kemudian sebagian mulai sekitar 23.26.44 WIB. Seluruh proses fase Gerhana Bulan Total berlangsung sekitar 5 jam 26 menit 39 detik.

Fase totalitas terjadi saat bulan sepenuhnya berada dalam bayangan Bumi. Dimulai sekitar pukul 00.30.17 WIB dan berakhir pukul 01.53.13 WIB, dengan durasi sekitar 1 jam 22 menit 6 detik.

Tanpa polusi cahaya, lokasi observasi ideal adalah area terbuka seperti dataran tinggi atau datar, menjauh dari lampu kota. BMKG menyarankan lokasi semacam ini untuk hasil pengamatan terbaik.

Seluruh wilayah Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini, dengan waktu puncak gerhana berbeda sesuai zona waktu. Diperkirakan sekitar pukul 01.30 WIB, 02.30 WITA, hingga 03.30 WIT.

BMKG menyediakan kemudahan melalui live streaming fenomena ini lewat kanal resmi, bagi yang tidak dapat melakukan pengamatan langsung di lapangan. Moment Blood Moon ini juga menjadi kesempatan edukatif, sebuah sarana menguatkan kecintaan terhadap sains dan astronomi dalam komunitas masyarakat. ils/I-1

  • Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)
  • Gerhana Bulan Total

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.