Kereta Cepat Whoosh Tancap Gas! Promosi Wisata Digenjot KCIC untuk Bidik Pasar Turis Asing

Jumat, 05 Sep 2025, 21:30 WIB

JAKARTA – Penguatan promosi yang dilakukan KCIC menjadi strategi penting untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya dengan hadirnya Kereta Cepat Jakarta–Bandung sebagai ikon transportasi modern.

Langkah ini tidak hanya memperkenalkan kemudahan akses menuju destinasi wisata di Jawa Barat, tetapi juga memperluas daya tarik kawasan sekitar stasiun sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Ket. Foto: Penumpang menunggu jadwal keberangkatan kereta WHOOSH di Stasiun Kereta Cepat Halim, Jakarta. — Sumber: ANTARA PHOTO/ Hreeloita Dharma Shanti

Dengan promosi yang tepat sasaran, KCIC berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) berupa peningkatan perputaran ekonomi lokal, tumbuhnya sektor hospitality, serta penguatan citra Indonesia sebagai destinasi wisata yang ramah dan berdaya saing.

PT KCIC memperkuat promosi wisata untuk mendongkrak lebih banyak kunjungan wisatawan asing serta meningkatkan kenyamanan selama berwisata di Indonesia.

"Kehadiran wisatawan asing, terutama dari Malaysia, memperkuat peran Whoosh dalam mendukung pariwisata dan memperkenalkan citra positif Indonesia di mata dunia," kata General Manager Corporate Secretary PT KCIC Eva Chairunnisa saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (5/9).

Eva mengatakan sejak awal diluncurkan, KCIC terus mencatat jumlah wisatawan mancanegara yang menggunakan Whoosh. Dalam pantauan itu, diketahui bahwa wisatawan asal Malaysia menjadi yang paling banyak berkunjung dan menikmati fasilitas kereta cepat tersebut.

Dari total 528 ribu penumpang internasional, wisatawan asal Malaysia menjadi yang terbanyak dengan 225 ribu penumpang atau sekitar 43 persen.

Tren positif ini semakin terlihat pada awal September, jumlah wisatawan Malaysia yang menggunakan Whoosh mencapai puluhan rombongan bahkan lebih dari 750 penumpang per hari.

"Peningkatan ini juga dipengaruhi oleh momentum libur panjang akhir pekan yang dirayakan baik di Indonesia maupun Malaysia," ujar dia.

Menurutnya, meningkatnya kepercayaan wisatawan Malaysia menunjukkan layanan Whoosh telah diakui aman, nyaman, dan andal, bukan hanya oleh masyarakat Indonesia tetapi juga wisatawan asing.

Wisatawan asing yang datang tidak hanya melihat Whoosh sebagai sebuah sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman berwisata di Indonesia.

Oleh karenanya, KCIC berkolaborasi bersama Kementerian Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat untuk memperkuat promosi pariwisata guna memperkuat pasar asing.

Beberapa upaya promosi yang dilakukan yakni menghadirkan travel vlogger asal Malaysia untuk mengenalkan Whoosh kepada audiens yang lebih luas, serta menggelar familiarization trip bagi pelaku industri pariwisata.

Hasil kolaborasi,katanya, terlihat nyata dengan semakin banyaknya wisatawan yang datang berkelompok. Setiap harinya, puluhan rombongan wisatawan Malaysia tiba dari bandara maupun setelah berwisata di Jakarta, lalu melanjutkan perjalanan ke Bandung menggunakan Whoosh.

“Whoosh kini tidak hanya menjadi penghubung Jakarta-Bandung dengan waktu tempuh singkat, tetapi juga menjadi daya tarik wisata modern yang menjadi kebanggaan Indonesia," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.