Pemkot Batam Bentuk Empat UPT Baru untuk Kelola Sampah
Rabu, 03 Sep 2025, 15:34 WIBBatam -- Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) membentuk empat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sampah baru dalam rangka mengatasi persoalan sampah di kota itu.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjelaskan bahwa setiap UPT akan menangani tiga kecamatan untuk mengelola sampah secara merata.
âKami sudah datangkan satu bulldozer, 14 unit arm roll, 40 bin container, dan melalui APBD perubahan ditambah lagi satu bulldozer serta 80 bin container. Ini ikhtiar kami menyelesaikan persoalan sampah di Batam,â ujarnya di Batam, Rabu.
Selain pembentukan UPT, Pemkot Batam juga menyiapkan pembangunan tiga unit insinerator di tiga lokasi berbeda.
"Kemarin saya tanya informasi terbaru, sudah ada tiga calon lokasi," kata dia.
Insinerator tersebut ditujukan untuk pembakaran sampah rumah tangga agar beban Tempat Penampungan Sementara (TPS) berkurang sebelum diangkut lebih lanjut.
âAda pengusaha yang juga membangun insinerator, insya Allah dalam satu bulan ke depan bisa selesai. Pembangunan dilakukan sesuai standar sehingga bisa lebih optimal mengurangi volume sampah,â tambah Amsakar.
Untuk memperkuat sistem pengelolaan, Pemkot Batam juga akan melibatkan koperasi, termasuk Koperasi Merah Putih dalam program pengelolaan sampah.
Selain itu, optimalisasi retribusi sampah juga dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Amsakar menekankan bahwa persoalan sampah tidak hanya soal fasilitas dan anggaran, tetapi juga menyangkut kesadaran masyarakat.
âSetiap orang di Batam rata-rata menghasilkan satu kilogram sampah per hari. Kalau totalnya, bisa 850 hingga 1.300 ton per hari. Jadi tidak mungkin hanya pemerintah yang bekerja. Yang paling penting adalah menumbuhkan kesadaran kolektif agar persoalan ini bisa selesai,â kata dia.
- pengelolaan sampah
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Pengawasan di TPA Suwung untuk Pastikan Sampah Organik Tidak Masuk
-
Provinsi Lampung Buka Peluang Investasi Pengembangan PLTS Terapung di Bendungan
-
Ekspor Beras Vietnam Hadapi Keterlambatan
-
Mempersiapkan Sistem Kelola Sampah yang Berkelanjutan di Kabupaten Bekasi
-
Produksi Sampah di Kapuas Selama Lebaran Turun 3,81 Persen
-
Meningkatkan Kepatuhan Faskes dalam Mengelola Limbah B3
-
Warga Jaksel Kini Diminta Kelola Sampah Sendiri Lewat Biopori.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.