Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Supiori Bentuk 5 Kampung Tangguh Bencana, Masyarakat Siap Hadapi Ancaman Alam

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 18:30 WIB | Oleh:
Supiori Bentuk 5 Kampung Tangguh Bencana, Masyarakat Siap Hadapi Ancaman Alam Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori, Papua Lukas Mansawan memberikan keterangan pembentukan desa tangguh bencana,Selasa (2/9).

BIAK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Supiori, Papua, membentuk lima Kampung Tangguh Bencana sebagai percontohan. Program ini melibatkan masyarakat untuk mandiri dalam mencegah hingga menangani risiko bencana, mengingat Supiori yang berada di bibir Samudra Pasifik masuk dalam wilayah rawan bencana alam.

"Lima Kampung Tangguh Bencana yang dijadikan percontohan antara lain Kampung Urumbori atau Amyas (Supiori Barat), Kampung Syurdori, dan Kampung Waryesi (Supiori Timur)," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Supiori Lukas Mansawan di Biak,Selasa.

Ia menyebut Kampung Tangguh Bencana melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam pencegahan hingga penanganan bencana secara mandiri.

Lukas menyebut tujuan dibentuk Kampung Tangguh Bencana untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam pengurangan risiko bencana melalui analisis ancaman, perencanaan, simulasi, dan pembentukan relawan desa.

"Kampung Tangguh Bencana merupakan wujud partisipasi langsung masyarakat untuk ikut langsung mengurangi risiko bencana dengan mengedepankan kearifan lokal," kata Lukas.

Ia mengatakan kesiapsiagaan mitigasi bencana alam terus menerus ditanamkan dalam diri setiap pribadi warga di 38 kampung Kabupaten Supiori.

Mengingat kondisi wilayah Kabupaten Supiori, lanjut Lukas, merupakan daerah kepulauan berada di bibir lautan Pasifik merupakan kawasan yang masuk dalam kategori rawan bencana alam.

"Kampung Tangguh Bencana salah satunya mengurangi risiko serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi segala kemungkinan bencana alam," katanya.

Selain Kampung Tangguh Bencana, menurut Lukas, pihak BPBD Supiori juga akan melakukan edukasi dan sosialisasi untuk membentuk lima Distrik Tangguh Bencana.

Kabupaten Supiori merupakan wilayah pemekaran dari induk Kabupaten Biak Numfor terbentuk melalui Undang Undang Nomor 35 Tahun 2003 dengan ibu kota Sorendiweri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.