Produksi Jagung Turun, BPS Perkirakan 1,46 Juta Ton di Juli

Senin, 01 Sep 2025, 17:05 WIB

Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) memperkirakan produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juli 2025 sebesar 1,46 juta ton.

"Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen pada Juli 2025 ini diperkirakan mencapai 1,46 juta ton, di mana lebih tinggi dibandingkan Juli 2024 yang tercatat 1,36 juta ton," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini di Jakarta, Senin (1/9).

Ket. Foto: Petani memanen jagung. — Sumber: Antara

Dengan demikian, angka sementara produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen Januari–Juli 2025 diperkirakan mencapai 9,98 juta ton, atau meningkat sebesar 17,35 persen dibandingkan Januari–Juli 2024.

Berdasarkan hasil amatan Juli 2025, potensi produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Agustus hingga Oktober 2025 diperkirakan sebesar 3,62 juta ton atau mengalami penurunan sebesar 0,96 juta ton atau 20,87 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Dengan demikian, total produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14 persen sepanjang Januari hingga Oktober 2025 diperkirakan sebanyak 13,60 juta ton atau mengalami peningkatan sebanyak 0,52 juta ton atau 3,98 persen dibandingkan dengan total produksi Januari hingga Oktober 2024.

Dia mengatakan, angka sementara dan potensi produksi dapat berubah sesuai kondisi terkini luas panen dan produktivitas hasil amatan lapangan.

Di samping itu, berdasarkan hasil amatan Survei Kerangka Sampel Area (KSA) Jagung, realisasi luas panen jagung pada Juli 2025 sebesar 0,25 juta hektare. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan Juli 2024 yang seluas 0,23 juta hektare.

Dengan demikian, luas panen jagung sepanjang Januari hingga Juli 2025 mencapai 1,75 juta hektare atau meningkat sebesar 15,90 persen dibandingkan periode sama pada tahun lalu yang tercatat 1,51 juta hektare.

Sementara itu, potensi luas panen jagung Agustus–Oktober 2025 diperkirakan mencapai 0,60 juta hektare atau mengalami penurunan seluas 0,14 juta hektare (19,34 persen) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat 0,74 juta hektare.

Dengan demikian, luas panen jagung Januari–Oktober 2025 diperkirakan mencapai 2,35 juta hektare atau meningkat sebesar 4,25 persen dibandingkan Januari–Oktober 2024 yang tercatat 2,25 juta hektare.

Sebagai catatan, potensi luas panen ini sudah termasuk tanaman jagung yang akan dipanen bukan untuk dipipil, misalnya yang dipanen muda atau yang dipanen untuk hijauan pakan ternak.

Dan yang kedua, angka realisasi bisa lebih tinggi atau bisa lebih rendah dibandingkan dengan angka potensinya, jadi bergantung pada kondisi pertanaman jagung sepanjang Mei hingga Juli tahun ini. Angka potensi luas panen dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama-OPT, banjir, kekeringan, waktu realisasi panen petani, dan lain-lain.

Redaktur: Andreas Tanjung

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.