Pasar Modal Diserbu Generasi Muda, Investor Tembus 18 Juta

Senin, 01 Sep 2025, 22:20 WIB

JAKARTA – Investor muda memegang peran strategis dalam memperkuat ekosistem pasar modal Indonesia.

Dengan karakteristik adaptif, melek teknologi, dan berorientasi jangka panjang, mereka mampu menjadi penopang likuiditas sekaligus motor pertumbuhan investasi domestik.

Ket. Foto: Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. — Sumber: ANTARA/ Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

Kehadiran investor muda juga penting untuk memperluas basis investor ritel, mengurangi ketergantungan pada modal asing, serta mendorong terciptanya pasar yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan jumlah investor pasar modal Indonesia mencapai 18 juta Single Investor Identification (SID) per Agustus 2025, dengan sebanyak 7,56 juta SID merupakan investor saham.

Dari 18 juta SID itu, sebanyak 54,23 persen merupakan investor muda dengan usia di bawah 30 tahun.

"Sampai dengan bulan Agustus 2025 jumlah investor pasar modal mencapai 18 juta investor. Sebanyak 7,56 juta di antaranya adalah investor saham," ujar Direktur Pengembangan BEI Jeffrey Hendrik kepada awak media di Jakarta, Senin (1/9).

Jeffrey melanjutkan sebanyak 24,82 persen merupakan investor dengan rentang usia 31-40 tahun, dan sebanyak 12,26 persen merupakan investor dengan rentang usia 41-50 tahun.

Kemudian, sebanyak 5,74 persen merupakan investor dengan rentang usia 51-60 tahun, dan sebanyak 2,95 persen merupakan investor dengan usia di atas 60 tahun.

Dari demografi wilayah, sekitar 70 persen investor berasal dari Pulau Jawa, dan sekitar 14 persen berasal dari Pulau Sumatera, serta sisanya berasal dari pulau lainnya.

"Di tahun 2024, sekitar 68 persen dari Pulau Jawa. Sekitar 16 persen dari Pulau Sumatera," ujar Jeffrey.

Pada Januari hingga Agustus 2025, Jeffrey mengungkapkan terdapat penambahan sebanyak 3,1 juta investor baru, atau lebih dari target BEI yaitu penambahan sebanyak 2 juta investor baru per tahun.

Jumlah itu juga lebih tinggi dibandingkan penambahan sepanjang tahun 2024 yang sebanyak 2,7 juta investor.

Dalam rangka meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia, BEI telah menyelenggarakan kampanye "Aku Investor Saham" yang diluncurkan pada tahun 2023.

Kampanye dilakukan melalui 29 Kantor perwakilan BEI, dan melalui 970 Galeri Investasi (GI) di Perguruan Tinggi seluruh Indonesia oleh lebih dari 6.000 Duta Pasar Modal.

"Kegiatan edukasi dan sosialisasi lebih dari 30.000 kegiatan setiap tahun untuk meningkatkan awareness, literasi dan inklusi pasar modal," ujar Jeffrey.

Sebagai informasi, dalam roadmap Pasar Modal Indonesia 2023--2027, jumlah investor pasar modal Indonesia ditargetkan mencapai 20 juta SID pada tahun 2027.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.