Kampanye Budaya Lokal lewat Pentas Kolosal Sekaligus Hibur Warga

Senin, 01 Sep 2025, 00:46 WIB

KUDUS – Tiap daerah memiliki kekhasan budaya. Ini harus terus dikembangkan agar tidak punah, inilah yang dilakukan Kabupaten Kudus dengan mengadakan pentas barongan kolosal yang digelar di Desa Rendeng, Kabupaten Kudus. Ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ajang kampanye menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal.

"Pentas seni ini merupakan upaya nyata pemerintah dalam melestarikan kesenian tradisional. Bahkan, seni barongan bukan sekadar tontonan, tetapi juga tuntunan agar anak-anak Kudus mencintai budaya sendiri," ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Mutrikah saat membuka pentas barongan kolosal di Lapangan Desa Rendeng, Kecamatan Kota, Kudus, Minggu.

Ket. Foto: Pesta budaya — Sumber: ist

Ia mendorong pentas barongan kolosal ini menjadi ajang kampanye. Sehingga, anak-anak tidak hanya fokus memegang HP, tetapi juga dapat melihat dan menikmati seni barongan. "Dengan begitu, kecintaan terhadap budaya sendiri semakin tumbuh," ujarnya. Festival barongan ini, kata dia, sudah menjadi agenda tahunan di Kudus. Bahkan, penyelenggaraan rutin ini mendapat apresiasi hingga penghargaan tingkat nasional.

Pemerintah daerah terus memberi perhatian khusus dengan memfasilitasi kelompok-kelompok seni barongan, termasuk kelompok Singo Wekasan Budoyo yang sebagian besar beranggotakan generasi muda. "Syukurlah, festival yang diselenggarakan hari ini menjadi penilaian ketika mendapatkan penghargaan nasional. Ini bukti bahwa seni barongan Kudus memiliki daya tarik yang luar biasa," ujarnya.

Ia menambahkan meskipun tanpa dukungan anggaran yang besar, komunitas seni tetap berpartisipasi aktif dalam gelaran festival. Nantinya, para pelaku seni barongan juga ikut meramaikan parade budaya dalam rangka Hari Jadi Kudus. Upaya ini sejalan dengan visi-misi Bupati Kudus untuk terus memberi dukungan terhadap pengembangan seni, budaya, dan pariwisata daerah.

Mutrikah menegaskan pelestarian kesenian tradisional tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. "Pemerintah mendukung penuh kesenian tradisional supaya masyarakat dan para pelaku budaya tetap mendapatkan perhatian serta fasilitasi dari Pemda. Tidak hanya pemerintah, tetapi semua pihak harus melindungi dan memanfaatkan kesenian barongan ini," tegasnya.

Dengan adanya dukungan dari pemerintah dan partisipasi masyarakat, seni barongan diharapkan tetap lestari sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Kudus, serta menarik perhatian wisatawan yang berkunjung ke Kota Kretek tersebut. Acara tersebut juga dihadiri Sekretaris Komisi D DPRD Kudus Sutriyono.

Pihaknya mendukung acara pentas barongan kolosal, karena untuk melestarikan seni budaya tradisional supaya generasi muda di Kudus menyukai kesenian lokal tersebut. Selain itu, kesenian lokal tersebut juga tetap langgeng dan semakin berkembang seiring perkembangan zaman.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Tak Boleh Ada Titipan! Pangdam XIII Pastikan Seleksi Bintara TNI AD Berlangsung Objektif

Terobosan Baru Banten! Gubernur Targetkan Pelayanan Pertanahan Modern

Bayi Terlantar di Ambon Jadi Sorotan, Banyak Warga Berebut Ingin Adopsi

Kecap Asal Bekasi Bikin Bangga! 20 Ton Tembus Pasar Belanda, UMKM Lokal Naik Kelas ke Eropa

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.